https://pikiranmerdeka.com

Wujudkan Demokrasi

AKBG Gelar Workshop Keandalan Bangunan Gedung Bersama PAPTI dan IAI Jakarta

Nov 30, 2023

Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Asosiasi Kelaikan Bangunan Gedung (AKBG) kembali mengadakan Kegiatan yang bersifat Workshop dengan Judul “Pengaruh Efisiensi Sumber Daya dan Polusi pada Keandalan Bangunan Gedung.”

Workshop tersebut diselenggarakan pada Hari Selasa 28 November di Hotel Aston Kemayoran mulai pagi hari hingga sore.

Pada kegiatan tersebut AKBG menggandeng Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) Jakarta bersama dengan Organisasi Profesi Arsitek yaitu Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta.

Sebagai Organisasi yang bersifat teknik keinsinyuran, AKBG berkolaborasi dengan PAPTI Jakarta yang memiliki kompetensi sebagai Ahli Pengkaji Teknis. Yaitu berkaitan dengan hal Kelaikan standard teknis pada suatu Bangunan Gedung.

PAPTI Jakarta sebagai Organisasi profesional yang melakukan Inspeksi dan Pemeriksaan teknis pada suatu Bangunan Gedung merujuk pada hal-hal pemenuhan standard penyelenggaraan Bangunan Gedung menurut Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.

Terkait hal tersebut AKBG menggandeng Organisasi Profesi Arsitek IAI Jakarta merujuk pada Implementasi Perancangan dan Penyelenggaraan Bangunan Gedung yang memiliki peran yang kuat dalam ide dan gagasannya.

Ketua AKBG Ir. Erwin Princen Banggas mengatakan korelasi kuat antar Profesi muncul secara implementasi teknik simbiosis mutualisme yang dimiliki antar Organisasi Profesi tersebut.

“Sehingga Penyelenggaraan Bangunan Gedung memiliki nilai kepatutan dan standard yang menyatakan bahwa Bangunan Gedung mempunyai standard Keselamatan, Kesehatan, Kenyamanan, Kemudahan,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan pula oleh Sekjen AKBG Ir. Irwantoko Selopranoto ST., MM., IAI bahwa pemenuhan standard tersebut akan membuat pelaku kegiatan dalam suatu Bangunan Gedung merasa terjamin atas Keselamatan, Kesehatan, Kenyamanan, Kemudahan.

“Maka Bangunan Gedung dapat dinyatakan memenuhi standard kelaikan Fungsi yang disertifikasi melalui SLF atau Sertifikat Laik Fungsi,” jelas Irwantoko.

Pada awal kesempatan Workshop Ir. Ar. Jimmy S Juwana MSAE., AEI., SEI., ACPE., IPU., GP., menyinggung soal hubungan erat yang signifikan pada Penyelenggaraan Bangunan Gedung, Konstruksi, Strategi Efisiensi Energi serta konservasi Air.

Pada pemaparannya, Jimmy menjelaskan secara rinci dan terukur mengenai keterkaitan serta hubungan Bangunan Gedung bersama efisiensi yang akan dicapai.

Ketua Komisariat PAPTI Jakarta Ir. Ar. Faizal Salim ST, MM, IAI mengungkapkan saat melakukan Workshop, terkait salah satu pemenuhan kenyamanan adalah jaminan terhadap Kualitas mutu udara dan Tata Suara yang dapat dirasakan secara segar dan nyaman oleh Manusia. Kualitas mutu udara dalam ruang harus dapat terbebas dari polusi serta kontaminasi.

“Secara alami udara harus mengalir secara bebas masuk dan keluar, penggunaan pengkondisian udara buatan harus sesuai dengan kebutuhan, dan menjauhkan dari polusi asap rokok atau polutan,” ujarnya.

IAI Jakarta yang dipresentasikan oleh Ar. Sigit Kusumawijaya ST., MSc., IAI., GP., mengemukakan tentang Green-Eco Friendly Materials Toward Suistanable Living, yaitu suatu prinsip penggunaan material ramah lingkungan yang berbasis berkelanjutan.

“Hal yang berkaitan erat pada Bangunan Hijau terhadap suatu efisiensi material lingkungan, efek, keseimbangan, dan kelanjutan terhadap Bangunan Gedungnya,” imbuhnya.

Ir. Anggia Murni, GP., IALI pada presentasi Workshop mengemukakan tiga hal terkait satu sama lain, yaitu Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung, Ecosystem Services, dan Nature Based Solution.

Dikatakannya, pada hakekatnya suatu Bangunan Gedung yang memiliki standard teknis berkaitan erat dengan ekosistem suatu lingkungan yang mengacu dan berdasarkan pertimbangan alam sehingga dapat seimbang dan selaras.

“Sehingga hubungan erat Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung dengan faktor alam yang harus dapat efisien serta seimbang pada salah satu faktor kenyamanan kesehatan manusia di dalam maupun diluar Bangunan Gedung,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Ar. Harry Mufrizon ST., MT., MSAE., M.Ars., I.A.I seorang Dosen Arsitektur Universitas Pancasila mengemukakan hal yang berkaitan erat terhadap selubung dan efek keandalan Bangunan Gedung. Selubung yang dimaksud yaitu Tabir atau Screen, Modular Screen, Sunscreen, yang memberikan dampak langsung pada Bangunan Gedung.

“Sehingga faktor keandalan dapat terpenuhi serta efisien terhadap panas sinar matahari dan aliran udara alami,” tuturnya.

Pada kesempatan akhir acara, Ketua PAPTI Nasional Ir. Ar. Gatut Prasetiyo, MBA, IAI, IPU menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan pemenuhan teknis Bangunan Gedung agar dapat terselenggara secara optimal serta didukung oleh Efisiensi Sumber Daya agar Bangunan Gedung memiliki keandalan secara baik. (Amhar)