Rena Da Frina Ketua DPD PSI Targetkan PSI Kabupaten Bogor Perkuat Struktur hingga Tingkat TPS, Bidik Kursi DPR RI dan DPRD

Okt 24, 2026

Pikiran merdeka.com  BOGOR  24 Oktober 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan merapikan struktur organisasi partai hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari tingkat kecamatan, desa, kelurahan, hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal tersebut disampaikan Rena Da Frina kepada awak media dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bogor yang digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

Rakorda tersebut menjadi momentum konsolidasi internal bagi PSI Kabupaten Bogor untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi kesiapan kepengurusan, serta mempersiapkan partai menghadapi tahapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rena menjelaskan, penataan struktur kepengurusan merupakan salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh jajaran partai memiliki organisasi yang tertata, solid, dan siap menjalankan tugas hingga tingkat akar rumput.

Menurutnya, penguatan struktur tidak cukup hanya dilakukan pada tingkat DPD, tetapi harus dilanjutkan hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), serta jaringan pengurus di tingkat desa dan TPS.

DPD PSI Kabupaten Bogor bisa merampingkan dan menata struktur organisasi sampai tingkat bawah, mulai dari DPRt hingga tingkat desa dan TPS. Kami ingin seluruh jajaran kepengurusan benar-benar terbentuk dan siap bekerja,” demikian inti penjelasan Rena kepada awak media.

Ia menilai, keberadaan struktur organisasi yang kuat akan menjadi modal penting bagi PSI untuk memperluas jangkauan pelayanan politik kepada masyarakat. Dengan kepengurusan yang tersusun hingga tingkat bawah, partai diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga sekaligus memperkuat konsolidasi antaranggota.

Rakorda Jadi Momentum Konsolidasi Internal

Rena menegaskan, Rakorda PSI Kabupaten Bogor menjadi bagian dari upaya pembenahan internal sebelum menghadapi proses verifikasi partai politik oleh KPU.

Menurutnya, kesiapan administrasi dan kelengkapan struktur organisasi harus diperhatikan sejak dini agar seluruh jajaran partai memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing.

Penataan kepengurusan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara pengurus DPD, DPC, DPRt, hingga jajaran di tingkat desa dan TPS.

Melalui konsolidasi yang terarah, PSI Kabupaten Bogor berupaya memastikan bahwa setiap tingkatan organisasi memiliki kejelasan struktur dan dapat menjalankan fungsi partai secara optimal.

Rena menilai, penguatan internal merupakan pekerjaan penting yang harus diselesaikan secara bertahap. Dengan demikian, ketika memasuki tahapan verifikasi KPU, partai telah memiliki kesiapan organisasi yang lebih baik.

Rakorda ini sekaligus menjadi ruang bagi pengurus untuk menyatukan langkah, memperkuat komunikasi, dan menyusun strategi dalam menghadapi agenda politik mendatang.

PSI Kabupaten Bogor Bidik Kursi DPR RI dan DPRD

Dalam kesempatan tersebut, Rena Da Frina juga menyampaikan harapan agar PSI Kabupaten Bogor mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Ia menargetkan PSI dapat memperoleh minimal satu kursi di DPR RI, satu kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat, serta membangun kekuatan fraksi di DPRD Kabupaten Bogor.

Target tersebut menjadi dorongan bagi seluruh pengurus untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kerja politik di tengah masyarakat.

Menurut Rena, pencapaian target politik harus didukung oleh struktur partai yang solid, kepengurusan yang aktif, serta koordinasi yang berjalan baik dari tingkat daerah hingga akar rumput.

Karena itu, penataan organisasi hingga tingkat DPRt dan TPS dipandang sebagai salah satu fondasi untuk memperluas dukungan masyarakat terhadap PSI.

Ia berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara konsisten, menjaga kekompakan, dan membangun kepercayaan masyarakat melalui kegiatan politik yang dekat dengan kebutuhan warga.

Dengan konsolidasi yang berkelanjutan, PSI Kabupaten Bogor diharapkan semakin siap menghadapi persaingan politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bogor Bersama Kaesang Pangarep

Rakorda PSI Kabupaten Bogor tersebut juga dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi. Dalam kegiatan yang berlangsung di Sentul International Convention Center itu, Jokowi datang bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yang menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.

Kehadiran Jokowi dan Kaesang menjadi salah satu perhatian dalam agenda konsolidasi partai tersebut. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi jajaran PSI di Kabupaten Bogor untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan langkah dalam menjalankan agenda organisasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Rena Da Frina turut menyinggung harapannya agar Jokowi masuk ke dalam kepengurusan DPP PSI.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan Rena terhadap peran Jokowi dalam perjalanan dan penguatan organisasi PSI ke depan. Namun, mengenai bentuk maupun posisi yang diharapkan, keputusan terkait susunan kepengurusan DPP tetap menjadi kewenangan internal partai.

Kehadiran Jokowi bersama Kaesang dalam Rakorda ini juga menjadi bagian dari suasana konsolidasi PSI, ketika pengurus daerah berupaya memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan strategi untuk menghadapi agenda politik mendatang.

Perkuat Organisasi dari Daerah hingga Akar Rumput

Bagi Rena Da Frina, pembenahan struktur organisasi menjadi pekerjaan yang harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan elektabilitas dan memperluas dukungan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya membangun kepengurusan yang terorganisasi, memiliki koordinasi yang jelas, serta mampu menjalankan program partai secara berkesinambungan.

Penataan dari tingkat DPD hingga DPRt, desa, dan TPS diharapkan dapat menjadi landasan bagi PSI Kabupaten Bogor untuk membangun jaringan politik yang lebih kuat.

Selain sebagai persiapan menghadapi verifikasi KPU, konsolidasi internal tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan kader dan pengurus dalam menghadapi pemilu berikutnya.

Dengan struktur yang semakin tertata, PSI Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan keterwakilan di lembaga legislatif, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten.

Rakorda di SICC pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pun menjadi momentum bagi jajaran PSI Kabupaten Bogor untuk memperkuat soliditas internal, menyatukan visi organisasi, dan mempersiapkan langkah politik ke depan.

Rena berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal sehingga target pembentukan struktur organisasi hingga tingkat bawah dapat berjalan seiring dengan upaya meraih kepercayaan masyarakat.

Melalui konsolidasi yang berkelanjutan, PSI Kabupaten Bogor berupaya membangun organisasi yang lebih kuat dan siap menghadapi tahapan politik mendatang, dengan harapan mampu mewujudkan target keterwakilan di DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan DPRD Kabupaten Bogor.(jfr)