Sahril Kanedi Kades Talang Batu Prabumulih Dorong Pengembangan Wisata Desa Melalui Kolaborasi dengan Kampus

Jul 1, 2026

Pikiran merdeka.com, Depok, 30 Juni 2026 — Kepala Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Tengah, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Sahril Kanedi, menilai program Kepala Desa Masuk Kampus yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas kepala desa dalam mengelola dan mengembangkan potensi wilayah.

Menurut Sahril Kanedi, pemerintah desa harus memahami secara baik berbagai program dan kinerja yang dijalankan di desa, termasuk bagaimana menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah desa harus memahami kinerja dan apa saja yang dikerjakan oleh desa. Dengan adanya kegiatan Kepala Desa Masuk Kampus ini, kami mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru untuk mengembangkan Desa Talang Batu,” ujar Sahril.

Ia menjelaskan, Desa Talang Batu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya sektor pariwisata. Untuk mewujudkan pengembangan wisata desa, diperlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, serta dukungan dari kementerian terkait.

Potensi Desa Talang Batu adalah pariwisata. Untuk mengembangkan wisata tersebut perlu adanya kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat agar dapat bersama-sama menciptakan inovasi dan pengelolaan wisata yang lebih baik. Tentunya dukungan dari Kementerian Pariwisata juga sangat diperlukan,” jelasnya.

Sahril berharap pengalaman mengikuti program Kepala Desa Masuk Kampus di dapat menjadi bekal untuk membawa ide, jaringan, dan pengetahuan baru ke Desa Talang Batu. Menurutnya, sinergi antara desa dan perguruan tinggi dapat membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

Kepala desa harus mampu mengungkap potensi daerahnya dan harus memiliki data yang kuat. Kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas kepala desa,” kata Bima Arya dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Bima Arya menjelaskan, program Kepala Desa Masuk Kampus merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi. Melalui program tersebut, para kepala desa diharapkan memperoleh inspirasi serta mampu menghasilkan praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing.

Diharapkan para kepala desa mendapatkan inspirasi untuk memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya,” tambahnya.

Program Kepala Desa Masuk Kampus dilaksanakan dalam beberapa gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 420 kepala desa mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.

Melalui program ini, pemerintah berharap kepala desa semakin mampu menyusun strategi pembangunan berbasis potensi lokal, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi Sahril Kanedi, keikutsertaan dalam program tersebut menjadi langkah awal untuk membawa perubahan positif bagi Desa Talang Batu. Dengan memanfaatkan ilmu yang diperoleh serta membangun jaringan kerja sama, ia optimistis potensi desa, khususnya sektor pariwisata, dapat dikembangkan sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Harapannya, ilmu dan pengalaman dari kegiatan ini dapat diterapkan di desa untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal yang dimiliki Desa Talang Batu,” pungkas Sahril.