Kades Namang Muhammad Zaiwan Dorong Pengembangan Ekowisata Hutan Pelawan dan Madu Hutan Usai Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus

Jun 30, 2026


Pikiran merdeka.com, Depok 30 Juni 2026 – Kepala Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Zaiwan, menilai program Kepala Desa Masuk Kampus yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas kepala desa untuk mengembangkan potensi daerah.
Melalui kegiatan yang berlangsung di , Zaiwan mendapatkan berbagai wawasan, pengalaman, serta jaringan baru yang diharapkan dapat diterapkan dalam pembangunan Desa Namang.
Desa Namang selama ini dikenal memiliki potensi unggulan di bidang ekowisata, khususnya kawasan yang menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis kelestarian alam. Kawasan tersebut dikembangkan sebagai objek wisata edukasi lingkungan sekaligus upaya menjaga ketahanan iklim.
Selain wisata alam, Desa Namang juga memiliki produk unggulan berupa madu hutan Pelawan yang menjadi ikon daerah. Produk madu tersebut terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dukungan lembaga pendanaan serta keikutsertaan dalam berbagai pameran untuk memperluas pasar hingga peluang ekspor.

Desa Namang memiliki potensi besar, terutama ekowisata Hutan Pelawan dan madu hutan yang menjadi produk unggulan masyarakat. Potensi ini harus terus dikembangkan dengan pengelolaan yang baik agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa,” ujar Muhammad Zaiwan.
Dalam kegiatan pembukaan program Kepala Desa Masuk Kampus, Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam menggali dan mengembangkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.

Kepala desa harus mampu mengungkap potensi daerahnya dan harus memiliki data yang kuat. Kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas kepala desa,” kata Bima Arya.
Menurut Bima Arya, program Kepala Desa Masuk Kampus merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Melalui program tersebut, kepala desa diharapkan mendapatkan inspirasi serta mampu menghasilkan praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerahnya.

Diharapkan para kepala desa mendapatkan inspirasi untuk memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya,” tambahnya.
Program Kepala Desa Masuk Kampus dilaksanakan dalam beberapa gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 420 kepala desa mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kemampuan dan wawasan aparatur pemerintahan desa.
Zaiwan menilai pengalaman mengikuti program tersebut menjadi bekal penting bagi Desa Namang dalam menyusun strategi pembangunan berbasis potensi lokal. Pengetahuan yang diperoleh di kampus diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta melahirkan inovasi baru bagi masyarakat.

Program ini menjadi langkah awal untuk membawa pengetahuan dan jaringan baru ke desa. Harapannya, apa yang diperoleh dapat diterapkan untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal yang dimiliki Desa Namang,” ungkap Zaiwan.
Dengan penguatan sektor ekowisata, pengembangan produk madu hutan, serta peningkatan kapasitas aparatur desa, Pemerintah Desa Namang optimistis potensi lokal dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.