Pikiran merdeka.com Jakarta 14 /8/2026— Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori, S.Sos., M.Tr.AP., hadir dalam kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Kehadiran Yohan Bodori di tengah peserta Jamnas menjadi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan terhadap generasi muda, khususnya anggota Pramuka yang datang mewakili daerahnya.
Sebanyak 32 anak-anak Pramuka dari Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, mengikuti Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka. Mereka menjadi bagian dari ribuan peserta yang berkumpul dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan nasional yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.
Yohan Bodori menilai keikutsertaan anak-anak Sorong Selatan dalam Jamnas bukan sekadar mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk membentuk mental, kedisiplinan, kemandirian, persaudaraan, serta rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi 32 peserta dari Sorong Selatan ketika mereka kembali ke daerah dan berinteraksi dengan masyarakat.
Anak-anak kita mengikuti Jambore Nasional ini untuk membentuk mental. Bagaimana anak-anak Pramuka ini bisa memberikan pengabdian di mana pun mereka berada,” ujar Yohan Bodori.
Ia menegaskan, nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan Pramuka sangat penting dalam membangun karakter generasi muda. Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan di alam terbuka, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.
Karena itu, Yohan berharap kehadiran para peserta dari Sorong Selatan di Jamnas XII dapat memberikan pengalaman yang berharga. Mereka diharapkan mampu membangun jaringan persahabatan dengan peserta dari provinsi lain sekaligus mengenal keberagaman budaya dan karakter masyarakat Indonesia.
Bagi Yohan, pertemuan anak-anak dari berbagai wilayah Indonesia dalam satu kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Para peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman dan memahami bahwa Indonesia memiliki keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.
Kehadiran Wakil Bupati Sorong Selatan juga diharapkan memberikan semangat tersendiri bagi 32 peserta yang membawa nama daerah mereka dalam kegiatan nasional tersebut.
Sebagai Wakil Bupati Sorong Selatan, saya memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak kita. Mereka membawa nama Sorong Selatan dan harus menunjukkan bahwa anak-anak dari daerah juga mampu berprestasi, mandiri dan memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara,” katanya.
Jamnas XII Diikuti Sekitar 25.000 Peserta
Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka 2026 dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan nasional tersebut berlangsung selama sepekan, yakni 13 hingga 20 Agustus 2026, dan diikuti sekitar 25.000 peserta dari 35 provinsi di seluruh Indonesia.
Jamnas XII menjadi momentum pertemuan besar anggota Pramuka dari berbagai daerah dengan membawa semangat persatuan, kemandirian dan pembentukan karakter generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Erick, untuk mewujudkan generasi emas yang benar-benar siap menghadapi tantangan masa depan, diperlukan sinergi antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan kementerian dan lembaga terkait.
Ia menyebut kerja sama tersebut antara lain melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk menyusun dan menyesuaikan kurikulum kepramukaan.
Ya kita berharap 2045 seperti tadi harapan Pak Presiden, Generasi Emas itu bisa kita wujudkan betul-betul real, terwujud Generasi Emas itu,” ujar Erick Thohir.
Selain penguatan karakter, Jamnas XII juga membawa pesan mengenai kemandirian generasi muda serta dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini agar mereka memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Pramuka sebagai Pendidikan Karakter
Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso menegaskan bahwa pembentukan karakter melalui Gerakan Pramuka merupakan bagian penting dalam pendidikan generasi muda.
Menurut Budi Waseso, pendidikan karakter tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan. Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah yang dapat membentuk sikap, mental dan kepribadian generasi muda melalui kegiatan yang mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan kepemimpinan.
Hal tersebut sejalan dengan harapan Wakil Bupati Sorong Selatan Yohan Bodori agar 32 peserta dari Sorong Selatan tidak hanya mendapatkan pengalaman selama berada di Buperta Cibubur, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai positif untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
Yohan berharap pengalaman tersebut dapat membentuk anak-anak Sorong Selatan menjadi generasi yang memiliki mental kuat, berkarakter, memiliki rasa tanggung jawab dan siap memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Keikutsertaan 32 peserta Sorong Selatan dalam Jamnas XII juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan keberadaan generasi muda Papua Barat Daya dalam kegiatan nasional. Mereka diharapkan dapat menjadi duta daerah yang membawa semangat persaudaraan serta memperkuat hubungan antargenerasi muda dari seluruh Indonesia.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, dukungan terhadap kegiatan kepemudaan seperti Gerakan Pramuka merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia. Generasi muda yang memiliki karakter, disiplin dan semangat pengabdian diharapkan mampu menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa.
Dengan semangat satu Pramuka, satu Indonesia, kehadiran 32 anak-anak Sorong Selatan di Jamnas XII diharapkan menjadi pengalaman penting dalam perjalanan mereka. Dari Buperta Cibubur, mereka tidak hanya mengikuti kegiatan nasional, tetapi juga belajar tentang arti persaudaraan, keberagaman, kemandirian dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Yohan Bodori pun berharap seluruh peserta dari Sorong Selatan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, menjalin persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, serta menjadikan pengalaman Jamnas XII sebagai bekal untuk terus berkontribusi bagi masyarakat di mana pun mereka berada.(jfr)