DPRD Kota Bandung Dukung UMKM Naik Kelas, Asep Robin Bidik Peluang Pasar Internasional di TEI 2026

Okt 17, 2026

Pikiran TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah () Kota Bandung, Komisi II, dari Fraksi Partai Gerindra, Asep Robin, S.H., M.H., mengunjungi stan (booth) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan DPRD Kota Bandung terhadap upaya memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Melalui partisipasi dalam pameran perdagangan berskala internasional ini, pelaku UMKM Kota Bandung diharapkan mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada calon pembeli, investor, serta mitra usaha dari berbagai negara.

Asep Robin menjelaskan kepada awak media bahwa kehadirannya dalam Trade Expo Indonesia merupakan bentuk dukungan nyata DPRD Kota Bandung terhadap pengembangan dan pemberdayaan pelaku UMKM di daerahnya.

Menurutnya, UMKM memiliki peranan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah bersama DPRD perlu terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kemampuan pelaku usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta membuka peluang kerja sama dengan pasar internasional.

Jelas, DPRD Kota Bandung memberikan dukungan penuh agar UMKM Kota Bandung bisa go international. Kami terus mendorong bagaimana anggaran untuk para pelaku UMKM dapat ditingkatkan, sehingga program yang disusun benar-benar menjadi anggaran yang pro rakyat,” ujar Asep Robin.

Ia menegaskan, peningkatan dukungan anggaran bagi UMKM perlu menjadi salah satu perhatian dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan produknya, meningkatkan kualitas, memperkuat daya saing, serta memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas.

Asep Robin juga menilai bahwa partisipasi UMKM dalam pameran seperti Trade Expo Indonesia merupakan langkah penting untuk memperkenalkan produk daerah kepada dunia usaha internasional. Dengan mengikuti pameran tersebut, pelaku UMKM mempunyai kesempatan untuk menunjukkan kualitas dan keunggulan produknya sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan investor maupun mitra bisnis potensial.

Ia berharap produk-produk yang ditampilkan dalam stan Disdagin Kota Bandung mampu menarik perhatian pengunjung, calon pembeli, dan investor yang berminat menanamkan modal atau menjalin kerja sama usaha dengan para pelaku UMKM di Kota Bandung.

Melalui pameran Trade Expo Indonesia ini, kami berharap produk-produk UMKM Kota Bandung dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya dan membuka peluang kerja sama dengan para pelaku UMKM. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi UMKM kita untuk memperkenalkan produknya ke pasar internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asep Robin menyampaikan bahwa DPRD Kota Bandung akan terus mendorong kebijakan dan penganggaran yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah. Menurutnya, dukungan anggaran yang tepat sasaran dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kapasitas UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Ia berharap anggaran yang disetujui DPRD Kota Bandung dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pengembangan UMKM, sehingga para pelaku usaha mempunyai kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta menjangkau konsumen di berbagai daerah maupun mancanegara.

Menurut Asep Robin, upaya membawa UMKM ke pasar internasional tidak hanya bergantung pada keikutsertaan dalam pameran, tetapi juga membutuhkan dukungan yang berkesinambungan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dinas terkait, dan pelaku usaha diperlukan agar kesempatan yang diperoleh melalui pameran dapat ditindaklanjuti menjadi peluang bisnis yang nyata.

Dengan adanya dukungan tersebut, ia berharap semakin banyak produk UMKM Kota Bandung yang mampu menembus pasar internasional, meningkatkan nilai tambah, serta memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha.

Asep Robin menambahkan, peningkatan daya saing UMKM diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. Ketika pelaku usaha mampu memperluas pasar dan meningkatkan penjualan, manfaatnya diharapkan turut dirasakan oleh masyarakat melalui berkembangnya kegiatan usaha dan terbukanya peluang ekonomi.

TEI ke-41 Jadi Peluang Promosi Produk UMKM

Trade Expo Indonesia ke-41 merupakan pameran perdagangan internasional yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Ajang ini menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan bisnis, serta menjajaki peluang perdagangan dan investasi.

Keikutsertaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi produk daerah kepada pasar yang lebih luas. Melalui stan yang disediakan, produk-produk UMKM dapat dipromosikan kepada pengunjung dan calon mitra bisnis yang hadir dalam pameran.

Bagi Asep Robin, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal agar UMKM Kota Bandung tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional.

Ia menegaskan bahwa DPRD Kota Bandung, khususnya melalui dukungan kebijakan dan anggaran, memiliki peran dalam mendorong terciptanya program pemberdayaan UMKM yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Dengan dukungan anggaran yang memadai, promosi yang berkelanjutan, serta terbukanya akses pasar dan investasi, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jaringan pemasaran hingga ke mancanegara.

Harapan kami, UMKM Kota Bandung semakin maju, ekonominya meningkat, dan produknya semakin dikenal di tingkat internasional. Karena itu, kesempatan seperti Trade Expo Indonesia ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk membuka peluang bagi para pelaku UMKM,” pungkas Asep Robin, S.H., M.H., Anggota DPRD Komisi II Kota Bandung dari Fraksi Gerindra.

Dukungan terhadap pengembangan UMKM tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong produk unggulan Kota Bandung agar semakin kompetitif dan mampu menembus pasar global.