Munas IESPA 2026 Jadi Momentum Besar, Esports Indonesia Bidik Kelas Dunia

Jun 5, 2026

Pikiran merdeka.com, Jakarta, 5 Juni 2026 – Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) menatap masa depan industri esports nasional dengan penuh optimisme. Melalui Musyawarah Nasional (Munas) IESPA 2026 yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Jakarta, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk membawa esports Indonesia menjadi industri yang berdaya saing global sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif nasional.

Ketua Umum IESPA periode 2021–2026, , mengatakan perkembangan esports di Indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kemajuan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari organisasi, komunitas, pemerinta7h, pelaku industri, hingga sponsor yang turut mendukung pertumbuhan ekosistem esports yang sehat dan profesional.

Melalui kolaborasi seluruh pihak, IESPA optimistis esports Indonesia akan terus berkembang menjadi industri yang berdaya saing global sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Kami juga ingin menjadikan Indonesia sebagai pilar utama perkembangan esports di Asia Tenggara,” ujar Ibnu Riza.

Munas IESPA 2026 mengusung tema 

Membangun Ekosistem Esports Indonesia yang Inklusif, Profesional, dan Mendunia”. Forum tertinggi organisasi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi peluang dan tantangan industri esports yang berkembang sangat pesat.

Dalam agenda Munas, IESPA akan membahas sejumlah isu strategis, antara lain laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026, penyusunan program kerja nasional periode berikutnya, pemilihan kepengurusan baru, serta perumusan arah pengembangan industri esports Indonesia ke depan.

Ibnu Riza menegaskan bahwa melalui Munas 2026, IESPA berupaya memperkuat berbagai aspek fundamental industri esports nasional. Fokus utama yang akan dibahas meliputi pengembangan kompetisi yang lebih terstruktur, standarisasi organisasi dan atlet, pembinaan talenta muda, hingga perluasan kerja sama dengan berbagai mitra strategis baik di dalam maupun luar negeri.

Menurutnya, esports saat ini tidak lagi dapat dipandang sekadar sebagai hiburan. Industri tersebut telah berkembang menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif dan industri digital yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Esports bukan hanya hiburan, tetapi subsektor ekonomi kreatif dan industri digital masa depan yang memiliki dampak besar dari sisi ekonomi, pengembangan talenta, pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja,” tegasnya.

Sebanyak 90 peserta dari 34 provinsi dijadwalkan menghadiri Munas IESPA 2026. Kehadiran perwakilan dari seluruh Indonesia menjadi bukti tingginya antusiasme dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem esports nasional yang kompetitif, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui Munas ini, IESPA berharap dapat menghasilkan kebijakan dan program kerja yang mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama esports di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berprestasi dan berkontribusi dalam industri digital global.(jfr)