Pikiran merdeka.com, Jakarta 12 /3/2026 – Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026–2030 mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov). Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Syahariah Mas’ud, yang dinilai memiliki dedikasi dan kecintaan besar terhadap kemajuan olahraga di Kalimantan Timur.
Sejumlah kalangan menilai Syahariah Mas’ud merupakan figur yang pantas memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalimantan Timur ke depan. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, ia diyakini mampu mendorong peningkatan prestasi atlet daerah, termasuk menargetkan posisi lima besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional mendatang.
Nama Syahariah sendiri belakangan ramai diberitakan sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Ketua KONI Kaltim. Namun saat dikonfirmasi wartawan, ia belum memberikan pernyataan tegas terkait kesiapannya untuk maju dalam kontestasi tersebut.
Ketua Bidang Media dan Humas KONI Kaltim, Zulkarnain, mengatakan bahwa isu pencalonan Syahariah Mas’ud memang sempat ramai diperbincangkan di media maupun media sosial.
Itu kemarin ramai diberitakan. Tapi saat dikonfirmasi wartawan, dia tidak juga mengiyakan dan tidak membantah,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, hingga saat ini setidaknya terdapat tiga figur yang namanya ramai dibicarakan publik dan diperkirakan akan ikut meramaikan bursa calon Ketua KONI Kaltim pada Musorprov mendatang.
Sementara itu, terkait jadwal pelaksanaan Musorprov, KONI Kaltim masih menunggu pencairan dana hibah tahun 2026 dari pemerintah daerah. Dana hibah tersebut mencapai sekitar Rp16,5 miliar dan akan digunakan untuk penyelenggaraan Musorprov serta program organisasi.
Begitu dana cair, kemungkinan Februari atau awal Maret, langsung kita gunakan untuk pelaksanaan Musorprov,” jelas Zulkarnain.
Musorprov KONI Kaltim sendiri akan menjadi momentum penting untuk menentukan arah pembinaan olahraga di provinsi tersebut dalam empat tahun ke depan. Pemimpin baru yang terpilih diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi olahraga daerah, dengan target membawa Kalimantan Timur menembus lima besar pada PON mendatang.(jfr)