Pikiran merdeka.com ,Jakarta, 22 April 2026 – Pemerintah Kota Ambon kembali menorehkan capaian positif dalam bidang toleransi. Dalam ajang penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) 2026 yang digelar di Jakarta, Kota Ambon berhasil menempati peringkat ke-10 secara nasional, naik satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-11.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon, Oldrin Parinussa, SE, yang hadir mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon.
Dalam keterangannya kepada awak media, Oldrin menyampaikan bahwa peningkatan peringkat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan yang harmonis dan inklusif.
Puji syukur, Kota Ambon tahun ini berhasil naik ke peringkat 10 Indeks Kota Toleran. Ini menunjukkan adanya kemajuan nyata dibandingkan tahun lalu yang berada di posisi ke-11,” ujar Oldrin di sela kegiatan di Jakarta.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, bersama Wakil Wali Kota Elly Toisuta, S.Sos, yang secara konsisten mendorong program pembangunan berbasis kebersamaan dan toleransi.
Menurutnya, berbagai program prioritas yang dijalankan pemerintah kota menjadi fondasi penting dalam menciptakan Ambon sebagai kota yang nyaman, maju, toleran, dan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah memperkuat komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Terdapat 17 program prioritas yang terus dijalankan. Pimpinan daerah juga aktif turun langsung bertemu masyarakat. Dengan adanya kedekatan ini, berbagai persoalan dapat diidentifikasi dan diselesaikan bersama,” jelasnya.
Oldrin menambahkan, keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh warga Kota Ambon yang selama ini menjaga nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat serta mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Indeks Kota Toleran di masa mendatang.
Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Ambon semakin dikenal sebagai kota yang damai, inklusif, dan harmonis,” tutup Oldrin.(jfr)