Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sebuah ungkapan yang menyentuh sekaligus penuh semangat saat meresmikan pembangunan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo mengutip lirik lagu legendaris Pertemuan yang dipopulerkan oleh Yuni Shara pada awal 1990-an.
“Ku ingin hidup s’ribu tahun lagi.”
Bagi Prabowo, penggalan lirik tersebut bukan sekedar kata-kata puitis. Ia mengaku memiliki harapan besar untuk dapat menyaksikan sendiri Indonesia mencapai kejayaannya.
“Saya ingin melihat Indonesia jaya, rakyat Indonesia makmur, Indonesia dihormati dan dibanggakan oleh bangsa-bangsa lain,” ujarnya.
Hilirisasi untuk Kemakmuran Rakyat
Presiden menegaskan bahwa proyek hilirisasi yang saat ini digenjot pemerintah bersama Danantara merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan kekayaan alam Indonesia. Tujuan utamanya sederhana namun mendasar: memastikan seluruh potensi bangsa benar-benar kembali kepada rakyat.
Menurutnya, setiap proyek dipilih melalui kajian yang matang, objektif, dan berbasis ilmu pengetahuan. Tidak ada keputusan yang diambil secara sembarangan.
“Setiap proyek harus melalui studi kelayakan yang serius, enam bulan sampai satu tahun. Semua dihitung secara ilmiah dan matematis,” tegasnya.
Prabowo juga menekankan keterbukaan terhadap perkembangan teknologi. Jika ada inovasi yang lebih efisien dan lebih menguntungkan bagi rakyat, maka itulah yang akan dipilih pemerintah.
Tidak Ada Kepentingan Selain Rakyat
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah hanyalah kesejahteraan masyarakat.
“Tidak ada kepentingan lain. Yang paling efisien, yang paling menguntungkan rakyat, itulah yang harus dijalankan.”
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa agenda hilirisasi bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat kedaulatan nasional.
Indonesia Harus Bangkit Menjadi Raksasa
Dengan penuh keyakinan, Prabowo menyebut Indonesia sebagai bangsa besar yang tengah bangkit. Menurutnya, kekayaan alam yang melimpah dan kualitas sumber daya manusia yang terus berkembang adalah modal utama untuk menjadi kekuatan dunia.
“Indonesia harus menjadi raksasa yang bangun dari tidur. Percaya itu! Saya sangat percaya.”
Optimisme tersebut mencerminkan keyakinannya bahwa masa depan Indonesia sangat cerah apabila dikelola dengan sungguh-sungguh.
Perang Melawan Korupsi
Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memastikan kekayaan negara tidak lagi dinikmati oleh segelintir pihak. Ia bertekad memberantas praktik korupsi yang selama ini merugikan rakyat.
“Proyek hilirisasi ini untuk mengembalikan kekayaan negara kepada masyarakat. Praktik pengerukan oleh koruptor harus dihentikan.”
Baginya, keberpihakan kepada rakyat adalah prinsip yang tidak bisa ditawar.
“Saya akan terus berada di pihak bangsa dan rakyat Indonesia.”
Sebuah Harapan Besar
Ucapan “ingin hidup seribu tahun lagi” sesungguhnya adalah simbol dari cita-cita besar seorang pemimpin: menyaksikan bangsanya berdiri tegak, makmur, dan disegani dunia.
Bukan tentang panjangnya usia, melainkan tentang besarnya harapan.
Dan selama cita-cita itu tetap menyala, semangat untuk membangun Indonesia akan terus hidup dari generasi ke generasi.
Editor: Agusto Sulistio