Menjemput Berkah dengan Berbagi

Mei 3, 2026

🌙✨ Mutiara Hikmah – Senin, 4 Mei 2026 ✨🌙

Oleh: Prof. Eggi Sudjana

Ucapan, Ikhtiar, dan Rezeki: Menjemput Berkah dengan Berbagi.

📖 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَوَرَبِّ السَّمَآءِ وَالْاَرْضِ اِنَّهٗ لَحَقٌّ مِّثْلَ مَآ اَنَّكُمْ تَنْطِقُوْنَ

“Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti benar, sebagaimana benarnya perkataan yang kamu ucapkan.”
(QS. Az-Zariyat: 23)

🌟 Ayat ini menegaskan bahwa janji Allah adalah kebenaran mutlak.

Tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Sebagaimana kita yakin bahwa kita dapat berbicara, demikian pula seharusnya keyakinan kita terhadap seluruh janji Allah.

💬 Karena itu, ada ungkapan yang sangat populer di tengah masyarakat: “Ucapan adalah doa.” Ungkapan ini sejalan dengan semangat ayat tersebut. Lisan adalah cerminan keyakinan, sekaligus pintu pembuka takdir.
Maka, biasakanlah mengucapkan kata-kata yang baik:

🌱 Ucapkan harapan, bukan keputusasaan.
🌱 Ucapkan optimisme, bukan pesimisme.
🌱 Ucapkan doa, bukan keluhan.
🌱 Ucapkan kebaikan, bukan keburukan.

Namun, ucapan saja tidak cukup. Harus disertai dengan ikhtiar dan tawakal.
📖 Allah berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ

“Sungguh, Allah-lah Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.”
(QS. Az-Zariyat: 58)

🤲 Rezeki datang dari Allah semata. Tugas manusia adalah berusaha dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur, lalu bertawakal sepenuhnya kepada-Nya.

Ketika Allah telah melapangkan rezeki kita, jangan lupa bahwa di dalam harta tersebut terdapat hak orang lain.

📖 Allah berfirman:

وَفِيْ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَالْمَحْرُوْمِ

“Dan pada harta mereka ada hak bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.”
(QS. Az-Zariyat: 19)

💝 Harta bukan semata milik pribadi. Di dalamnya terdapat amanah sosial yang harus ditunaikan.
Ada hak:

🤲 Orang yang meminta.
🤲 Orang miskin yang menjaga kehormatannya dengan tidak meminta.

Karena itu, keberhasilan sejati bukan hanya pada seberapa besar harta yang kita kumpulkan, tetapi juga pada seberapa banyak manfaat yang kita salurkan.

📌 Kesimpulan:
🗣️ Jagalah ucapanmu, karena ia dapat menjadi doa.

💪 Lakukan ikhtiarmu, karena Allah mencintai usaha.

💰 Syukuri rezekimu, karena semuanya berasal dari Allah.

🤝 Tunaikan hak kaum dhuafa, karena dalam hartamu ada bagian mereka.

Jangan sampai program hidup kita hanya berisi target mengumpulkan harta, tetapi lupa memprogram hak orang-orang miskin di dalamnya.

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang lisannya penuh doa, usahanya penuh berkah, hartanya bermanfaat, dan hidupnya membawa maslahat bagi sesama. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. 🤲✨

🌹 Salam Jihad 🌹BES – Brother Eggi Sudjana