HUT Hariman Siregar, Bursah Zarnubi dan Ratusan Aktifis Lintas Generasi

Mei 2, 2026

Foto: Hariman Siregar Menerima Kado HUT 76th Lukisan dari Aktifis Milenial SKUAD (Sekolah Kader Untuk Aktifis Demokrasi)

Pada malam tadi (1 Mei 2026), Hariman Siregar menghadiri acara selamatan yang digelar untuk mensyukuri karunia dan anugerah dari Allah SWT atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan hingga beliau menginjak usia ke-76 tahun.

Acara tersebut diadakan oleh Bursah Zarnubi sebagai bentuk terima kasih dan penghormatan kepada Allah SWT, yang telah memberikan energi positif kepada Bang Hariman. Hingga hari ini, beliau tetap diberi kesehatan dan terus konsisten merawat demokrasi Indonesia.

Dalam sambutannya, Hariman Siregar menyampaikan puji syukur atas limpahan berkah dan rahmat Allah SWT, serta rasa terima kasih yang mendalam kepada semua rekan sejawat, adik-adik, dan semua yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan doa serta ucapan selamat.

“Acara seperti ini bukan yang pertama kali diadakan oleh Bursah. Kalau tidak keliru, sejak beliau masih menjadi Ketua Partai, Bursah sudah sering memberikan kejutan di hari kelahiran saya. Salah satu kejadian yang saya ingat adalah ketika beberapa tahun lalu saya diundang oleh Bursah. Begitu saya tiba di lokasi, saya terkejut karena acara yang diselenggarakan ternyata adalah acara syukuran ulang tahun saya. Bursah sudah saya anggap seperti adik saya sendiri,” ujar Hariman di depan ratusan aktivis lintas generasi, pada acara yang berlangsung di sebuah restoran di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat malam, 1 Mei 2026.

Bursah Zarnubi, aktivis senior sekaligus Bupati Lahat, Sumsel, yang juga Ketua APKASI, mengungkapkan harapan dan doanya untuk Bang Hariman.

“Semoga Bang Hariman dan keluarga selalu sehat, bahagia, dan terus memberi semangat serta inspirasi kepada kami untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” ujar Bang Bursah disambut meriah hadirin.

*Tokoh Aktivis dan Pejabat Senior*

Acara malam tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya dr. Gurmilang “Bang Miang” (Aktivis MALARI), Jus Soemadipraja (Wartawan Senior), Indro Tjahyono (Aktivis Senior ITB), Syahganda Nainggolan (Direktur GREAT Institute), Ahmad Yani (Ketum Masyumi Reborn), Herdi Sahrasat (Dosen Senior Paramadina), Isti Nugroho (Budayawan), Agus Jabo (WamenSos RI), Iwan Sumule (Wamen BP.Taskin RI), Natalius Pigai (MenHAM RI), Ferri Juliantono (MenKop RI), Jumhur Hidayat (MenLH RI), Qudhori (BaKom RI), Jimly Assyidiqi, dan banyak lagi tokoh serta mantan pejabat negara.

Acara yang digelar oleh Bang Bursah ini tak jauh berbeda dengan acara peringatan 15 Januari (MALARI) yang digelar InDemo setiap tahun. Acara tersebut selalu dihadiri oleh berbagai kalangan lintas generasi, termasuk aktivis, mantan pejabat tinggi negara, dan mantan jenderal TNI/Polri.

Perhelatan yang diselenggarakan Bang Bursah ini juga menunjukkan kuatnya jaringan dan kolega yang dimiliki oleh Bang Hariman. Selain itu, acara ini menegaskan bahwa Bang Hariman merupakan sosok aktivis senior nasional yang memiliki magnet dan pengaruh yang mendalam di kalangan berbagai lapisan masyarakat. Semua ini merupakan buah dari sikap positif dan konsistensi beliau dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

*Pendapat Prof. Jimly dan Bung Natalius Pigai*

Prof. Jimly Asshiddiqie, tokoh hukum dan mantan Ketua MK, menyatakan bahwa bangsa Indonesia sangat membutuhkan tokoh-tokoh yang dapat menjaga arah cita-cita mulia negara. “Hariman Siregar adalah salah satu tokoh teladan yang masih ada dan sangat dibutuhkan untuk memperkuat fondasi demokrasi kita,” ujarnya.

Natalius Pigai, MenHAM RI, juga menyampaikan sambutan yang penuh penghormatan. “Bang Hariman adalah sosok aktivis senior yang dekat dengan semua presiden. Saya yakin, ide-ide beliau, termasuk terbentuknya Kementerian HAM, banyak dipengaruhi oleh pemikiran beliau. Bahkan, saya adalah Menteri HAM pertama yang memberikan pengakuan bahwa Bang Hariman adalah tokoh demokrasi Indonesia yang besar,” ungkap Bung Natalius.

Para rekan sejawat dari kalangan aktivis juga memberikan ucapan penuh semangat dan harapan untuk Hariman Siregar. “Semoga Bang Hariman sehat selalu, jangan lelah memberi bimbingan, inspirasi, dan nasehat kepada kami, untuk terus berjuang mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” ujar Bang Ferry Juliantono, Bang Jumhur Hidayat, Bang Syahganda Nainggolan, Bung Iwan Sumule, dan Mas Agus Jabo. Mereka semua sepakat bahwa Bang Hariman adalah teladan bagi mereka dalam konsistensi perjuangan untuk demokrasi dan kemanusiaan.

*Hariman Siregar Aktivis yang Masih Produktif di Usia 76 Tahun*

Hariman Siregar, yang lahir di Padangsidimpuan pada 1 Mei 1950, hingga kini masih terlihat sangat aktif. Di usianya yang telah memasuki 76 tahun, beliau terus mengadakan acara diskusi melalui zoom meeting setiap Rabu (Reboan) di InDemo dan juga acara “Meok Jumatan” di Kantor InDemo, Jakarta Kota.

Acara diskusi yang dimulai sejak tahun 2000 ini masih rutin dilaksanakan hingga kini. Ini membuktikan bahwa pemikiran dan sikap Bang Hariman yang konsisten dalam memperjuangkan demokrasi di Indonesia tetap berjalan dengan baik. Perjalanan InDemo yang didirikan oleh Bang Hariman telah diikuti oleh banyak kalangan, dari mahasiswa, aktivis, budayawan, politisi, hingga kalangan TNI/Polri. Semua berkomitmen untuk membahas isu-isu penting demi mewujudkan Indonesia yang lebih demokratis, adil, makmur, dan bermartabat.

Liputan, Penulis: Agusto Sulistio