Rendy Direktur PT Avirtech Tawarkan Inovasi Drone untuk Perkebunan Sawit di Palmex Indonesia 2026

Mei 6, 2026

Pikiran merdeka.com,Jakarta 6-7mei 2027 – Perkembangan teknologi di sektor perkebunan kelapa sawit terus mengalami kemajuan signifikan. Salah satunya ditunjukkan oleh PT Avirtech Solusi Teknologi yang menghadirkan berbagai inovasi drone dalam ajang Palmex Indonesia 2026, pameran industri kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Direktur PT Avirtech Solusi Teknologi dan PT Sky Tech Indonesia, Rendy, menyampaikan bahwa keikutsertaan perusahaannya dalam pameran ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan teknologi drone karya anak bangsa kepada pelaku industri sawit.

Kami membawa sejumlah solusi berbasis drone untuk mendukung efisiensi dan produktivitas perkebunan sawit,” ujar Rendy kepada awak media di sela-sela pameran.

Dalam kesempatan tersebut, PT Avirtech memperkenalkan beberapa produk unggulan, di antaranya drone M70, Aviro V3, dan S120. Ketiga perangkat ini dirancang khusus untuk kebutuhan operasional di perkebunan, mulai dari pemetaan lahan hingga pengendalian hama.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah kemampuan drone dalam menangani hama kumbang atau kutu badak yang kerap menjadi ancaman serius bagi tanaman sawit. Teknologi ini memungkinkan penyemprotan yang lebih presisi serta efisien dibandingkan metode konvensional.

Tak hanya itu, drone buatan PT Avirtech juga dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, seperti kemampuan pemetaan area kerja, pemantauan kondisi tanaman di bawah kanopi pohon sawit, hingga sistem kontrol terintegrasi. Bahkan, drone tersebut mampu mendeteksi dan membedakan antara air dan zat kimia, sehingga meningkatkan akurasi dalam aplikasi pupuk maupun pestisida.

Dengan teknologi ini, pekerjaan di perkebunan yang biasanya dilakukan secara manual kini bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur,” jelas Rendy.

Menariknya, sekitar 90 persen komponen drone yang dikembangkan PT Avirtech merupakan produk dalam negeri. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian teknologi nasional.

Dari sisi performa, drone Aviro V3 diklaim mampu terbang hingga empat jam, memungkinkan pemantauan area perkebunan dalam skala luas tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang.

Selain untuk pemantauan dan penyemprotan, PT Avirtech juga tengah mengembangkan teknologi drone untuk penyebaran kumbang penyerbuk (polen), yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman sawit secara alami.

Saat ini, pengguna teknologi drone dari PT Avirtech didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar di sektor perkebunan kelapa sawit serta Hutan Tanaman Industri (HTI).

Melalui partisipasi di Palmex Indonesia 2026, Rendy berharap inovasi yang dihadirkan PT Avirtech dapat semakin dikenal luas dan diadopsi oleh lebih banyak pelaku industri.

Kami ingin menjadi bagian dari transformasi teknologi di sektor perkebunan Indonesia, serta berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri sawit nasional,” pungkasnya.(jfr)