Pikiran merdeka.com, Jakarta 6-7 Mei 2026— PT Bumi Citra Traktor Nusantara turut ambil bagian dalam ajang Palmex Indonesia 2026 dengan memperkenalkan lini alat berat terbaru yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi operasional di sektor perkebunan kelapa sawit.
Direktur PT Bumi Citra Traktor Nusantara, David Jang, menjelaskan bahwa pihaknya menghadirkan produk unggulan terbaru, Django G-500, sebagai solusi modern bagi pelaku industri sawit yang selama ini masih mengandalkan metode manual.
Django G-500 kami hadir sebagai world-class equipment yang mampu mengangkat beban berat dengan stabil (lift heavy, move steady), sekaligus meningkatkan efektivitas kerja di lapangan,” ujar David kepada awak media di sela pameran.
Menurutnya, Django G-500 dirancang sebagai alat berat ringkas namun tangguh. Unit ini ditenagai mesin DLH1 122 dan didukung chassis berbahan material berkualitas tinggi yang mampu menopang beban hingga 1,2 ton. Kapasitas bucket mencapai 500–570 kilogram, memungkinkan proses pemuatan material menjadi lebih cepat dan presisi.
Selain itu, sistem hidrolik dengan kapasitas pompa 40 liter per menit membuat kinerja alat semakin optimal. Dengan ukuran ban 29 x 12,5, G-500 juga dinilai lincah dalam bermanuver di berbagai kondisi medan perkebunan.
Keunggulan lain dari alat ini adalah fitur Power Take-Off (PTO) shaft dengan putaran 540 RPM, yang memungkinkan penggunaan berbagai attachment tambahan seperti fertilizer spreader dan boom sprayer. Hal ini menjadikan G-500 sebagai alat multifungsi untuk mendukung berbagai aktivitas perkebunan.
Tak hanya itu, perusahaan juga memperkenalkan produk lain yakni Django G-300-SL Palm Oil Grabber with Lift Bucket, yang mengombinasikan kekuatan dan efisiensi tinggi. Unit ini juga menggunakan mesin DLH1 122 serta sistem hidrolik 40 LPM, dengan chassis baja khusus yang diperkuat untuk menghadapi medan ekstrem.
Keunggulan utama G-300-SL terletak pada mekanisme scissor lift bucket yang memungkinkan jangkauan bongkar muat lebih tinggi dan presisi,” jelas David. Alat ini juga dilengkapi ban 29 x 12,5-R serta kanopi ROPS untuk keamanan operator.
David menambahkan, inovasi ini dihadirkan sebagai jawaban atas tantangan di lapangan, di mana banyak petani sawit masih menggunakan cara manual yang memakan waktu dan tenaga.
Dengan alat ini, kapasitas kerja meningkat signifikan, lebih hemat waktu, dan tentunya lebih efisien secara biaya. Mengatur mesin jauh lebih mudah dibandingkan mengatur tenaga kerja dalam jumlah besar,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa harga yang ditawarkan relatif terjangkau, sehingga tidak hanya perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha menengah dapat memanfaatkan teknologi ini.
Melalui partisipasi di Palmex Indonesia 2026, PT Bumi Citra Traktor Nusantara berharap dapat mendorong modernisasi sektor perkebunan sawit nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri melalui penggunaan teknologi alat berat yang lebih efisien, cepat, dan ekonomis.(jfr)