Pikiran merdeka.com BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Alun-Alun Kabupaten Bogor. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, serta peran generasi muda dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara seremonial, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan olahraga yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menghadirkan peringatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan layanan servis sepeda motor gratis bagi 500 unit sepeda motor. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan roda dua yang membutuhkan dukungan untuk menjaga kendaraannya tetap dalam kondisi baik.
Selain layanan servis gratis, Pemkab Bogor juga mengadakan pembagian sembako khusus bagi para pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian kepada para pekerja sektor transportasi daring yang setiap hari menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan sosial tersebut, peringatan Hari Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap berbagai lapisan masyarakat.
Festival Kreasi Tumpeng, Upaya Melestarikan Kuliner Nusantara
Selain kegiatan sosial, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Bogor turut dimeriahkan dengan Festival Kreasi Tumpeng yang melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).
Festival ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya melalui pengenalan dan pengembangan kuliner tradisional Nusantara. Tumpeng, yang dikenal sebagai salah satu sajian khas Indonesia dan kerap hadir dalam berbagai kegiatan adat maupun perayaan, menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, serta kekayaan tradisi masyarakat.
Keterlibatan TP PKK dalam festival tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah dan menyajikan makanan tradisional. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai budaya diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Festival Kreasi Tumpeng sekaligus memperlihatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan kenegaraan, tetapi juga dapat ditanamkan melalui pelestarian budaya dan penguatan identitas bangsa.
Bupati Rudy Susmanto Kukuhkan Kontingen dan Lepas Atlet
Rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 juga diisi dengan pengukuhan kontingen dan pelepasan atlet oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama daerah dalam berbagai ajang olahraga. Pengukuhan dan pelepasan atlet diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat juang, serta tanggung jawab untuk memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Bogor.
Momentum ini juga sejalan dengan semangat kepemudaan yang menempatkan generasi muda sebagai salah satu kekuatan penting dalam pembangunan. Para atlet tidak hanya dituntut untuk meraih prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja keras, dan persatuan.
Dukungan pemerintah daerah terhadap para atlet menjadi salah satu upaya untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing dalam berbagai kompetisi.
Memperkuat Semangat Persatuan dan Peran Generasi Muda
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober mengingatkan kembali pada peristiwa bersejarah tahun 1928, ketika para pemuda Indonesia menyatakan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, perkembangan teknologi, serta perubahan sosial yang semakin cepat.
Di tingkat daerah, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan sosial, pengembangan potensi budaya, peningkatan prestasi olahraga, serta keterlibatan dalam berbagai program pembangunan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 berupaya menghadirkan ruang kebersamaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari kegiatan upacara, pelayanan sosial, pelestarian budaya, hingga dukungan terhadap atlet, seluruh rangkaian kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memperkuat rasa persatuan dan kepedulian sosial.
Pelaksanaan kegiatan di Alun-Alun Kabupaten Bogor juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam menciptakan inovasi, mengembangkan potensi daerah, menjaga kebudayaan bangsa, serta berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Bogor dan Indonesia.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Bogor pun menjadi pengingat bahwa semangat persatuan tidak berhenti pada ikrar yang diucapkan pada masa lalu, melainkan harus terus diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian terhadap sesama, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, generasi muda, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam membangun Kabupaten Bogor yang maju, berdaya saing, serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebangsaan.(jfr)