Buruh Bersatu Hadiri Seminar PPMI 98: Membaca Arah RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Sep 27, 2026

Ket gambar: Suasana jalannya seminar yang digelar PPMI 98

BOGOR — Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) 98 menyelenggarakan seminar bertajuk “Membaca Arah RUU Pelindungan Ketenagakerjaan”, Sabtu, 26 September 2026, di Grand Hotel Ori, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur pekerja, serikat buruh, pemerintah, dan legislatif.

Seminar dibuka oleh Dirjen Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro, sebagai keynote speaker.

Hadir pula Obon Tabroni, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Komisi IX, serta narasumber R. Abdullah, Ketua Umum FSP KEP KSPSI AGN, Koordinator GEKANAS, dab Koordinator KBPBI, serta Arif Minardi, Sekjen KSPSI Jumhur Hidayat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur PHI, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, serta perwakilan BPJS Kabupaten Bogor. Dari unsur serikat pekerja hadir antara lain KEP KSPSI AGN, FSP LEM KSPSI Jumhur, SP Bank Mandiri, SPAG, SP PLN, PP Indonesia Power, SPGI, PPMI/KBMI, FSPI, PPMI 98, FSP RTMM, dan FSPPI.
Forum ini menjadi ruang dialog untuk memahami arah RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dari berbagai perspektif. Bagi kaum pekerja, memahami regulasi bukan hanya mengetahui pasal-pasal, tetapi juga memahami bagaimana kebijakan dapat memengaruhi kepastian kerja, perlindungan, kesejahteraan, dan masa depan pekerja serta keluarganya.

Seminar ini sekaligus memberikan pesan bahwa solidaritas buruh perlu berjalan bersama pengetahuan. Pekerja tidak cukup hanya bersatu ketika menghadapi persoalan, tetapi juga perlu memahami aturan, mengikuti perkembangan kebijakan, serta mampu menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab.

Foto: Narasumber dalam Seminar PPMI 98, 26/9/2026.

Keberagaman peserta menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan membutuhkan komunikasi antara pekerja, serikat buruh, pemerintah, legislatif, dan lembaga terkait.

Dengan demikian, seminar PPMI 98 tidak berhenti sebagai kegiatan organisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran dan wawasan kaum pekerja dalam membaca perubahan dunia ketenagakerjaan.

Seminar telah berlangsung, tetapi proses belajar, berdialog, dan mengawal kepentingan pekerja harus terus berjalan.

Salam Solidaritas.
Abdul Hakim
Ketua Umum PPMI 98

(Agt/PM)