Hari Tampa Tembakau Sedunia, PDPI : Melawan Kecanduan Nikotin dan Tembakau

Mei 5, 2026 #PDPI

Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2026 yang diusung oleh WHO adalah “Unmasking The Appeal – Countering Nicotine and Tobacco Addiction” atau “Mengungkap Daya Tarik – Melawan Kecanduan Nikotin dan Tembakau.

Tujuannya adalah melindungi generasi muda dari manipulasi industri tembakau, tidak hanya rokok konvensional tetapi juga produk tembakau lainnya (e- cigarette dan sejenisnya).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PDIP, DR. Dr. Arief Riadi, Sp.P(K), Mars., menyampaikan bahwa, Prilaku merokok masih menjadi masalah di Indonesia. Menurut survey kesehatan Indonesia 2023 diperkirakan terdapat sekitar 7,4% hingga 8,41% perokok aktif di kelompok usia di bawah 18 tahun.

“Angka ini setara dengan lebih dari 6 juta hingga 7 juta anak Indonesia yang sudah merokok secara aktif,” sebut Dr. Arief dalam webinar yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), pada Selasa, 5 Mei 2026.

Lebih lanjut kata Dr. Arief, edukasi publik terus menerus harus dilakukan untuk meningkatkan literasi kesehatan, serta membatasi ruang gerak promosi rokok, khususnya di platform yang mudah diakses oleh anak muda.

“Banyak penyakit paru akibat rokok seperti Kanker Paru, PPOK, Asma, Infeksi paru yang sebenarnya dapat dicegah jika prilaku merokok dihentikan sedini mungkin,” pungkas Ketum PDIP DR. Dr. Arief Riadi.

PDPI berperan aktif dalam hal ini, terutama dalam kegiatan prefentif dan promotif untuk menjaga kesehatan generasi muda dari penyakit2 akibat rokok, menjadikan mereka generasi emas yang dapat memajukan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Kontributor : Amhar Batu AttoZ