Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi, http://S.Sos., http://M.Si. (Han) sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (15/10/2026).
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru lainnya. Dengan pelantikan ini, jabatan Kepala BNPB yang sebelumnya diemban Letjen TNI Dr. Suharyanto, http://S.Sos., M.M. kini memasuki kepemimpinan baru.
Sebelum dilantik, Kristomei Sianturi yang sebelumnya berpangkat Mayor Jenderal, menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten sejak 10 Agustus 2025 hingga 15 Oktober 2026.
Kristomei Sianturi merupakan kelahiran Kotabaru, Lampung Utara, 50 tahun lalu. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara tahun 1994 dan Akademi Militer tahun 1997. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya Komandan Yonif Para Raider 305/Tengkorak (2023-2024), Danmentar Akmil (2024), Wakil Gubernur Akmil (2024-2025), dan Kapuspen TNI (2025).
Di bidang kebencanaan, Kristomei Sianturi pernah terlibat langsung dalam penanganan pandemi Covid-19 sebagai bagian dari Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang terpusat di BNPB.
Ke depan, sejumlah agenda menjadi tantangan bagi Kepala BNPB yang baru, di antaranya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi serta percepatan proses pemulihan pascabencana di berbagai wilayah.
Keluarga besar BNPB menyampaikan selamat atas pelantikan Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, dengan harapan kepemimpinan baru tersebut dapat membawa semangat serta komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan resiliensi bangsa, memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana, dan melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman bencana.
Pada kesempatan yang sama, BNPB juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Letjen TNI Dr. Suharyanto, http://S.Sos., M.M. atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kepala BNPB periode 2021–2026 dalam memperkuat upaya penanggulangan bencana di Indonesia.
Kontributor: Amhar Batu AttoZ