Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menilai World Peace Forum (WPF) ke-9 menjadi momentum penting bagi lahirnya dialog lintas budaya dan agama di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan.
Menurutnya, WPF sebuah forum yang sekarang sangat penting diselenggarakan ditengah dunia yang mengalami berbagai konflik perang termasuk genosida yang terjadi di Gaza.
“World Peace Forum berlatar agama yang berbeda- beda yang menginginkan perdamaian. Hal ini sesuai dengan misi kebudayaan Indonesia,” katanya.
Fadli Zon juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara atas inisiatif menghadirkan ruang percakapan global yang menekankan semangat perdamaian dan kebersamaan.
Dalam wawancara media usai menghadiri gala dinner pembukaan WPF ke-9 di Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (9/11/2025), Fadli Zon menegaskan bahwa forum seperti ini sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini yang banyak diwarnai anomali sosial dan geopolitik.
“Forum ini sangat penting diselenggarakan di tengah dunia yang mengalami begitu banyak anomali. Karena ini adalah multi faith, multi religion,” ujar Fadli Zon.
Ia menambahkan, WPF menjadi wadah untuk membangun percakapan konstruktif antaragama dan antarkebudayaan.
“Latar belakang yang berbeda-beda, agama yang berbeda-beda tapi bisa melakukan sebuah percakapan. Ini sejalan dengan misi kebudayaan kita,” tuturnya.
Menteri Kebudayaan Republik InIndonesia Fadli Zon juga menyampaikan pesan bahwa budaya bukan sekadar warisan, tetapi fondasi penting bagi peradaban dunia. (Amhar)