Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri sebagai Kekuatan Politik Nasional, DPW Bali Target Dua Kursi Tiap Kabupaten/Kota

Jan 18, 2026

Pikiran merdeka.com, Jakarta – Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik nasional baru dalam perhelatan akbar yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026). Deklarasi ini bertepatan dengan satu tahun perjalanan Partai Gema Bangsa dalam membangun pondasi kelembagaan partai di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, dalam pidato deklarasinya menegaskan bahwa kehadiran Partai Gema Bangsa merupakan jawaban atas kegelisahan sekaligus harapan rakyat terhadap masa depan Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan bermartabat.

Hari ini bukan sekadar deklarasi sebuah partai politik. Hari ini adalah pernyataan tekad, suara hati, dan gema perubahan,” ujar Ahmad Rofiq di hadapan ribuan kader dan tamu undangan.
Ahmad Rofiq mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun, Partai Gema Bangsa telah berhasil membentuk struktur organisasi secara nasional dengan terbentuknya 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Acara deklarasi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP, perwakilan 38 DPW dan 514 DPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, menteri dan wakil menteri, tokoh publik, pimpinan partai politik, akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan petani, nelayan, buruh, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Dari Provinsi Bali, hadir Ketua DPW Partai Gema Bangsa Bali, Dr. I Wayan Sukla Amata, SH, MH, bersama Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana. Kehadiran jajaran DPW Bali menegaskan kesiapan struktur partai di Pulau Dewata untuk berkompetisi dalam Pemilu mendatang.
Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana, menyoroti pentingnya perubahan pola kepemimpinan partai politik di Indonesia yang selama ini cenderung sentralistik.

Selama ini politik di Indonesia sangat sentralistik, di mana DPP pusat memegang kekuasaan penuh. Partai Gema Bangsa hadir membawa semangat desentralisasi politik, dari daerah sampai ke pusat,” jelas I Nyoman Widana.
Ia menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, dengan kekuatan utama berada di daerah. Khusus di Bali, struktur kepengurusan partai telah terbentuk secara menyeluruh.

Di Bali, mulai dari DPRT, DPC, DPD, DPW hingga pusat sudah terbentuk di sembilan kabupaten/kota. Seratus persen DPW Partai Gema Bangsa Bali siap mengikuti Pemilu,” tegasnya.
Lebih lanjut, I Nyoman Widana menyampaikan target politik Partai Gema Bangsa di Provinsi Bali. Pihaknya menargetkan dua kursi DPRD di setiap kabupaten/kota pada Pemilu mendatang.

Target kami jelas, dua kursi di setiap kabupaten/kota di Provinsi Bali. Ini adalah target realistis yang kami siapkan dengan kerja organisasi yang solid dan dukungan rakyat,” pungkasnya.
Dengan deklarasi nasional ini, Partai Gema Bangsa menegaskan langkah awalnya sebagai partai politik baru yang mengusung semangat perubahan, kedaulatan rakyat, serta penguatan peran daerah dalam sistem demokrasi Indonesia.