Beny Setiyono.SH.DPW Partai Gema Bangsa Jawa Tengah Siap Hadapi Verifikasi Faktual 2027, Targetkan 7 Kursi DPR RI

Jan 18, 2026

Pikiran merdeka.com,Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Provinsi Jawa Tengah, Beny Setiyono, SH, menegaskan kesiapan struktur partai di wilayahnya untuk menghadapi tahapan verifikasi faktual Pemilu 2027. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai menghadiri Deklarasi Nasional Partai Gema Bangsa yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Beny menjelaskan, deklarasi tersebut dihadiri lengkap oleh jajaran pengurus Partai Gema Bangsa dari Jawa Tengah, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara DPW, hingga seluruh pengurus DPD kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
“Seluruh pengurus DPW dan DPD se-Jawa Tengah hadir langsung dalam deklarasi ini. Ini menunjukkan soliditas dan kesiapan struktur partai kami,” ujar Beny.
Dalam waktu dekat, DPW Partai Gema Bangsa Jawa Tengah akan menggelar rapat koordinasi seluruh DPD untuk mempersiapkan verifikasi faktual. Menurut Beny, penguatan struktur partai hingga ke tingkat bawah menjadi fokus utama.
“Dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, seluruh DPC sudah siap diverifikasi. Kami terus memperkuat barisan dari DPD, DPC hingga DPRT, karena dinamika politik terus berjalan,” katanya.
Beny juga menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa mengusung desentralisasi politik sebagai salah satu prinsip utama perjuangan partai. Menurutnya, selama ini banyak partai politik di Indonesia masih bersifat sentralistis dan terpusat di DPP.
“Partai Gema Bangsa mendorong desentralisasi politik. Kami ingin memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah agar lebih mandiri dan sesuai dengan kebutuhan lokal,” jelasnya.
Terkait target politik, DPW Partai Gema Bangsa Jawa Tengah memasang sasaran ambisius pada Pemilu mendatang. Beny menyebutkan, partainya menargetkan 7 kursi DPR RI, 15 kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan 70 kursi DPRD kabupaten/kota.
Selain itu, Partai Gema Bangsa juga membuka peluang untuk mengusung calon kepala daerah secara mandiri. Beny menegaskan bahwa hak pengusungan calon bupati dan wali kota akan diberikan kepada DPD di daerah masing-masing.
“Kalau memungkinkan, kami ingin mengusung calon sendiri. Untuk Pilgub Jawa Tengah, apabila partai menghendaki dan mendapat amanah dari DPW, DPD, dan DPC, saya siap maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur,” tegas Beny.
Sementara itu, Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan partai politik nasional baru, bertepatan dengan satu tahun perjalanan partai dalam membangun pondasi kelembagaan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, dalam pidato deklarasinya menyampaikan bahwa partai ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan rakyat akan Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan bermartabat.
“Hari ini bukan sekadar deklarasi sebuah partai politik. Ini adalah pernyataan tekad, suara hati, dan gema perubahan,” ujar Ahmad Rofiq di hadapan ribuan kader dan tamu undangan.
Ahmad Rofiq juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun, Partai Gema Bangsa telah berhasil membentuk struktur organisasi secara nasional, dengan 38 DPW provinsi dan 514 DPD kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Acara deklarasi tersebut dihadiri jajaran DPP, seluruh DPW dan DPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk pejabat negara, menteri dan wakil menteri, tokoh publik, pimpinan partai politik, akademisi, mahasiswa, serta perwakilan petani, nelayan, buruh, perempuan, dan penyandang disabilitas.