Pikiranmerdeka.com, Jakarta – WIPOL secara konsisten menjalankan program Gerakan Masjid Bersih (GMB), sebuah inisiatif sosial berkelanjutan hasil kolaborasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Unilever Indonesia untuk menghadirkan masjid-masjid yang lebih bersih dan nyaman selama bulan Ramadan.
Masjid memiliki peran penting bagi masyarakat Indonesia, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kebersamaan. Kenyamanan ini tak lepas dari peran marbot, sosok penting dibalik Masjid.
Terjaganya kebersihan dan kenyamanan masjid tidak lepas dari peran nya yang setiap hari merawat masjid, mulai dari membuka pintu, membersihkan ruangan, menyiapkan fasilitas wudhu, hingga memastikan masjid tetap aman setelah jamaah pulang.
Banyak marbot bekerja jauh dari keluarga, dengan penghasilan terbatas, namun tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Tahun ini Gerakan Masjid Bersih (GMB) kembali menekankan pentingnya sosok marboti. Peran marbot tidak hanya memastikan fasilitas ibadah dalam kondisi optimal, tetapi juga menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan keagamaan di masjid.
GMB ingin menghadirkan apresiasi dan dukungan nyata bagi para marbot, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan masjid tidak terlepas dari dedikasi mereka.
Nurdiana Darus, Director of Communication, Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia, menyampaikan, bahwa selama 10 tahun, Gerakan Masjid Bersih menjadi komitmen jangka panjang WIPOL untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Dia tambahkan, Kami percaya bahwa masjid yang bersih dan nyaman tidak terlepas dari peran marbot yang bekerja dengan penuh dedikasi setiap hari.
“Melalui kampanye #BerikanWaktuUntukKebaikan, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan nyata bagi marbot, dengan cara yang sederhana namun bermakna,” Ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, WIPOL kembali berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menjangkau lebih banyak masjid dan marbot di berbagai daerah di Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi fondasi penting agar dampak program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Dr. H. Rahmat Hidayat, S.E., M.T, Sekretaris Jenderal DMI menyampaikan, bahwa di balik kenyamanan dan kebersihan masjid, ada peran marbot yang bekerja dengan penuh tanggung jawab setiap hari.
Ia tambahkan, Menghargai dan mendukung marbot berarti kita turut menjaga kehormatan dan fungsi masjid itu sendiri.
“Saya mengapresiasi inisiatif konsisten yang memberikan perhatian nyata kepada para marbot, dan berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama memuliakan penjaga rumah ibadah di seluruh Indonesia,” ujar Rahmat Hidayat.
Kontributor : Amhar Batu AttoZ