Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Swarna Dwipa Institute (SDI) menggelar Dialog Kebangsaan Untuk Negeri dengan tema “Kedaulatan Negara & Upaya Mensejahterakan Rakyat” di Gould Coffe & Eatery Benhil, Jakarta Pusat pada Sabtu (21/8/2026).
Founder Swarna Dwipa Institute Frans Immanuel Saragih menyampaikan SDI hadir untuk mewadahi pemikiran aktivis lintas generasi yang mencintai Indonesia.

“Kami berharap SDI menjadi rumah besar bagi aktivis lintas generasi dan mengajak berdialog soal kebangsaan untuk menghasilkan pandangan baru dan hal-hal baik bagi Indonesia yang lebih maju,” kata Frans.
Acara dibuka dengan Keynote Speech oleh Wakil Menteri Tenaga Kerja DR. Ir. Afriansyah Noor., M.Si., IPU., mengatakan, bahwa dialog seperti ini sangat penting untuk mengawal kemerdekaan bangsa Indonesia yang sudah menginjak usia 81 tahun,” ujarnya.
Ia berharap SDI turut andil memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan Indonesia.
“Sebab bagaimana pun SDI di belakangnya ada embel-embel Institute sehingga tidak bisa dipisahkan dengan kajian-kajian ilmiah,” ujarnya.
Afriansyah juga menyoroti dampak masifnya transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) terhadap ketenagakerjaan.
“Saat ini ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi modal tunggal untuk memasuki dunia kerja. Industri kini lebih memprioritaskan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap kerja,” ujarnya.
Karena itu katanya, sertifikasi menjadi nilai tambah penting.
“Sertifikasi merupakan bukti konkret kemampuan pekerja dalam menyesuaikan diri dengan dinamika industri yang berubah cepat. Tanpa keterampilan yang teruji, tenaga kerja lokal akan sulit menghadapi persaingan global yang kian ketat,” katanya lagi.
Pemerintah telah melakukan antisipasi, di antaranya menggulirkan program MagangHub (Pemagangan Nasional) untuk mengatasi skill gap dan mismatch lulusan dengan kebutuhan industri.
“Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen terus mencetak SDM unggul yang siap langsung diterjunkan ke berbagai sektor industri modern,” ujarnya.
Dialog diisi pemikiran strategis kebangsaan dan konsolidasi gagasan anak bangsa.
SDI juga memberikan penghargaan kepada: Wamenaker Afriansyah Noor sebagai Tokoh Muda Peduli Buruh; Dr. Ariawan, S.AP., M.H., M.A., sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif; DR. Hendrajit, S.I. sebagai Tokoh Outstanding Geopolitical Thinker & Strategic Nation-Building Cobtributor.
Selain itu, Penghargaan SDI juga diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Tokoh Pergerakan Indonesia: Pelopor Kedaulatan Ekologis & Kesejahteraan Rakyat; Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai Tokoh Transformasi Koperasi Modern Indonesia.
Kontributor : Amhar Batu AttoZ