H. Boysik M. S.H. Optimistis PSI Kota Depok Raih 6 hingga 10 Kursi, Kader Diminta Kerja Keras

Okt 31, 2026

Pikiran merdeka.com  DEPOK  31 Oktober 2026 – Ketua Dewan Pembina DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, H. Boysik M. S.H., menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan dan target politik PSI Kota Depok ke depan. Ia menegaskan bahwa seluruh kader harus bekerja keras, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membangun kedekatan dengan masyarakat untuk mewujudkan target perolehan kursi legislatif.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Boysik M. S.H. kepada awak media saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sekaligus pelantikan kepengurusan DPD PSI Kota Depok. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat struktur organisasi dan mempersiapkan langkah politik menghadapi agenda pemilu mendatang.

Dalam kesempatan itu, H. Boysik menjelaskan bahwa pelantikan kepengurusan DPD PSI Kota Depok telah dilaksanakan. Selain itu, proses pembentukan dan pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sebelas kecamatan di Kota Depok juga telah diselesaikan.

Tidak hanya di tingkat DPD dan DPC, kepengurusan hingga tingkat DP/RT sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut juga telah selesai dilantik. Penyelesaian struktur organisasi hingga tingkat bawah ini diharapkan menjadi modal penting bagi PSI Kota Depok untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut H. Boysik, kelengkapan struktur organisasi harus diikuti dengan kerja nyata seluruh kader. Keberadaan pengurus di berbagai tingkatan tidak boleh sekadar menjadi formalitas, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memperkenalkan program dan perjuangan partai.

PSI Kota Depok Bidik Enam hingga Sepuluh Kursi

H. Boysik M. S.H. mengungkapkan bahwa PSI Kota Depok memiliki target politik yang ingin dicapai, yakni meraih enam kursi hingga sepuluh kursi. Target tersebut menjadi tantangan bagi seluruh jajaran pengurus dan kader untuk meningkatkan kinerja organisasi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PSI.

Ia menegaskan bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan kesungguhan dan kerja keras dari seluruh kader. Menurutnya, setiap kader memiliki tanggung jawab untuk ikut membesarkan partai, menjaga kekompakan, serta menjalankan tugas organisasi dengan penuh komitmen.

Target perolehan kursi tersebut, lanjutnya, harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PSI Kota Depok agar terus bergerak dan tidak hanya mengandalkan keberadaan struktur kepengurusan.

Kader harus mampu menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengenal PSI bukan hanya melalui kegiatan politik, melainkan juga melalui kehadiran kader yang aktif, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan warga.

H. Boysik menekankan bahwa kerja keras menjadi salah satu kunci penting dalam perjuangan politik. Seluruh kader diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara maksimal, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga lingkungan masyarakat.

Ia juga berharap agar kepengurusan yang telah dilantik dapat segera bekerja sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Konsolidasi internal harus terus diperkuat agar seluruh jajaran partai memiliki arah perjuangan yang sama dalam mencapai target politik PSI Kota Depok.

Rakorda Menjadi Momentum Konsolidasi Organisasi

Pelaksanaan Rakorda dan pelantikan pengurus PSI Kota Depok menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika politik di daerah.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran pengurus diharapkan dapat menyatukan langkah, memperkuat komunikasi internal, serta membangun koordinasi yang lebih baik antara pengurus DPD, DPC di sebelas kecamatan, dan kepengurusan di tingkat lingkungan.

Bagi PSI Kota Depok, penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah dinilai penting untuk memperluas jangkauan komunikasi politik dengan masyarakat. Struktur yang telah terbentuk diharapkan mampu menjadi penghubung antara partai dan warga, sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur yang sesuai.

H. Boysik M. S.H. berharap seluruh kader dapat menjaga semangat kebersamaan dan menjalankan amanah organisasi dengan baik. Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh susunan kepengurusan, tetapi juga oleh kesungguhan para kader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Karena itu, setelah pelantikan selesai dilaksanakan, pekerjaan berikutnya adalah memastikan seluruh pengurus bergerak aktif, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap PSI.

Dihadiri Kaesang Pangarep dan Ketua DPW PSI Jawa Barat

Kegiatan Rakorda dan pelantikan kepengurusan PSI Kota Depok tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, serta Ketua DPW PSI Jawa Barat, Ijo Hapidin.

Kehadiran pimpinan partai di tingkat pusat dan provinsi menjadi bagian penting dalam momentum konsolidasi organisasi PSI di Kota Depok. Acara tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran pengurus daerah untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan langkah organisasi dengan arah perjuangan partai.

H. Boysik M. S.H., selaku Ketua Dewan Pembina DPD PSI Kota Depok, turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan persiapan politik PSI di Kota Depok.

Dengan telah dilaksanakannya pelantikan pengurus DPD, DPC di sebelas kecamatan, serta kepengurusan tingkat lingkungan sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut, PSI Kota Depok diharapkan semakin siap menjalankan program organisasi dan memperluas kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

Kerja Keras Kader Menjadi Kunci Pencapaian Target

H. Boysik kembali menegaskan bahwa target enam hingga sepuluh kursi bukanlah sesuatu yang dapat dicapai tanpa usaha bersama. Seluruh kader harus memiliki semangat juang, kedisiplinan, dan komitmen untuk membesarkan partai.

Menurutnya, setiap pengurus dan kader perlu memahami bahwa perjuangan politik membutuhkan proses panjang. Oleh sebab itu, konsolidasi organisasi harus berjalan beriringan dengan kerja nyata, komunikasi yang baik, serta upaya membangun kepercayaan masyarakat.

Ia berharap seluruh jajaran PSI Kota Depok tidak berhenti setelah kegiatan pelantikan selesai. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi awal untuk meningkatkan aktivitas organisasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat di setiap wilayah.

Dengan struktur kepengurusan yang telah terbentuk, H. Boysik optimistis PSI Kota Depok memiliki peluang untuk terus berkembang. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa keberhasilan mencapai target perolehan kursi sangat bergantung pada kerja keras, kekompakan, dan kesungguhan seluruh kader dalam menjalankan tugasnya.

Melalui Rakorda dan pelantikan tersebut, PSI Kota Depok diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Target enam hingga sepuluh kursi pun menjadi dorongan bagi seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal, memperkuat organisasi, dan menunjukkan kontribusi nyata kepada masyarakat Kota Depok.(jfr)