Ekspor Nonmigas RI ke China, AS, dan India per Mei 2025 Terbesar

Jul 1, 2025

China, Amerika Serikat, dan India masih menjadi tiga negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia sepanjang periode Januari hingga Mei 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam konferensi pers di Jakarta hari ini 1/7/2025 merilis data yang menunjukkan bahwa ekspor nonmigas ke ketiga negara tersebut menyumbang 41,16 persen dari total ekspor nonmigas nasional selama lima bulan pertama tahun ini.

Nilai ekspor nonmigas ke China tercatat sebesar 24,25 miliar dolar AS. Komoditas utama yang diekspor antara lain besi dan baja, bahan bakar mineral, serta nikel. Kenaikan terbesar berasal dari ekspor besi dan baja yang meningkat 1,05 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ini Sebab Produksi Padi Melimpah, Tapi Harga Beras Naik

Sementara itu, ekspor ke Amerika Serikat mencapai 12,11 miliar dolar AS. Produk ekspor utama ke negara tersebut adalah mesin dan perlengkapan elektronik, alas kaki, serta pakaian dan aksesori rajutan. Kenaikan tertinggi tercatat pada kategori mesin dan perlengkapan elektrik yang naik 541,45 juta dolar AS secara tahunan.

Adapun ekspor nonmigas ke India mencapai 7,28 miliar dolar AS. Komoditas yang mendominasi adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, serta besi dan baja. Meski demikian, ekspor bahan bakar mineral ke India mengalami penurunan paling dalam dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara umum, data ini menunjukkan bahwa ketergantungan ekspor Indonesia terhadap tiga negara besar masih cukup tinggi. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas neraca perdagangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan ekspor sektor unggulan. Pemerintah diharapkan dapat terus mendorong diversifikasi pasar ekspor agar tidak terlalu terfokus pada negara-negara tertentu.

(Amh/PM)