Lima Strategi Kementrian PU Wujudkan Swasembada Pangan Prabowo

Jun 16, 2025

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meluncurkan lima strategi konkret untuk mendukung target swasembada pangan yang menjadi salah satu cita-cita utama Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utama dari strategi ini adalah ketersediaan air bersih, mengingat sekitar 70 persen air bersih di Indonesia digunakan untuk kebutuhan pertanian, khususnya irigasi sawah.

“Target kami adalah meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan hingga tahun 2029,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Lilik Retno Cahyadiningsih, dalam pidato mewakili Menteri PU Dody Hanggodo di acara webinar Hari Air Dunia yang disiarkan kanal YouTube Kementerian PU, Senin (16/6).

Berikut lima strategi utama yang disiapkan:

  1. Mendorong perluasan sawah beririgasi fungsional hingga mencapai 62,3 persen dari total lahan pertanian.
  2. Meningkatkan cakupan layanan irigasi yang airnya dijamin oleh waduk menjadi 16,57 persen.
  3. Mengoptimalkan efisiensi penggunaan air irigasi, dengan biaya pemanfaatan turun menjadi US\$0,43 per meter kubik.
  4. Menyiapkan irigasi untuk pertanian multikomoditas seluas 180 ribu hektare.
  5. Melakukan rehabilitasi dan peningkatan irigasi eksisting seluas 1,2 juta hektare.

Selain langkah-langkah tersebut, Kementerian PU menyoroti perlunya dukungan dari berbagai sisi:

  • Revitalisasi infrastruktur irigasi yang sudah ada.
  • Pengelolaan terpadu daerah aliran sungai (DAS).
  • Penerapan teknologi hemat air yang adaptif.
  • Pembenahan kelembagaan dan tata kelola air.
  • Kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan, pemeliharaan, dan pembiayaan infrastruktur air.

“Mari kita bersatu, menguatkan komitmen, dan memastikan sumber daya air tetap lestari untuk anak cucu kita. Swasembada air adalah fondasi menuju ketahanan pangan dan energi nasional,” tegas Lilik dalam pidatonya.

Swasembada pangan memang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo. Semula, ia menargetkan swasembada dapat tercapai di akhir masa jabatan. Namun, sejumlah capaian membuat harapan itu datang lebih cepat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan menyatakan bahwa beberapa komoditas pangan sudah mendekati titik swasembada.

“Tahun depan, empat komoditas utama tidak akan kita impor lagi. Secara bertahap, produksi dalam negeri akan terus dimaksimalkan agar bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan nasional,” ujarnya dalam rapat koordinasi pangan di Bandarlampung, 28 Desember 2024.

Dengan sinergi strategi dan keberpihakan terhadap petani, harapan menuju swasembada pangan dan kemandirian air bukan sekadar janji, melainkan jalan nyata yang sedang dibangun bersama.

Sumber: CNN Indonesia
Penulis: Agusto Sulistio