Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Student Union Kajian Perempuan Insan Cita (KPIC) Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) sukses menyelenggarakan kegiatan Bincang Narasi (BINAR) edisi spesial Hari Ibu dengan tema “Ibu, Pendidikan, dan Peradaban”.
Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom digelar pada Selasa (24/12/2024) ini dihadiri oleh lebih dari 145 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, masyarakat umum, dan turut mengundang organisasi perempuan Indonesia
Beberapa organisasi perempuan hadir, seperti: Wanita Buddhis Indonesia, Wanita Kosgoro, Wanita Syarikat Islam, FORHATI Nasional, KOHATI PB HMI, Wanita Taman Siswa, Ikatan Istri Sarjana Peternakan Indonesia (IISPI), Korps Wanita Keluarga Besar Putra Putri POLRI (KBPP POLRI), Balai Syura Ureung Ineng Aceh, dan Tiara Indonesia Gemilang.
Webinar ini membahas peran strategis seorang ibu sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya, yang menjadi fondasi dalam membentuk peradaban masa depan.
Diskusi berlangsung hangat dan penuh inspirasi, dengan pandangan yang mendalam dari para narasumber.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Nurlatifah Usman, Ketua Student Union KPIC UICI yang menekankan pentingnya melakukan perenungan dan refleksi diri di hari yang penuh makna, yakni (hari ibu).
“Harapannya rahim peradaban ini tidak hanya melahirkan, tetapi juga mendidik dan membesarkan generasi yang membawa kebaikan dan kemajuan,” ungkapnya.
Nurlatifah menegaskan, bahwa Ibu sebagai madrasah pertama menjadi guru sejati yang mengajarkan cinta dan tanggung jawab.
“Semoga momentum ini bisa menjadi alarm pengingat bagi kita semua bahwa kemajuan agama, bangsa, dan negara dimulai dari keluarga yaitu dari seorang ibu yang penuh cinta dan Do’a,” pungkas Nurlatifah.
Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin, M.Sc., M.Eng, Rektor Universitas Insan Cita Indonesia, mengapresiasi langkah KPIC dalam memperingati Hari Ibu melalui diskusi yang relevan dan penuh makna.
Rektor mengatakan “Luar biasa tepat tema yang diangkat di momen hari ibu sesuai dengan eranya yang mengarah pada peradaban yaitu peradaban digital.
Rektor tambahkan, Mother’s day di barat tradisinya berasal dari agama sedangkan di indonesia hari ibu berasal dari gerakan perempuan (1928).
“Selaras dengan ungkapan ketua kpic, wanita sebagai penuntun peradaban dari zaman ke zaman,” kata Rektor UICI.
Pembicara yang dihadirkan dalam BINAR kali ini adalah: Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S. – Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025, yang menyoroti pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai keadilan dan kesetaraan yang diajarkan ibu dalam keluarga.
“Memaknai ulang hari ibu, tidak sekedar perayaan rutin tahunan, bukan sekedar merayakan jasa istri dan ibu, tetapi sebagai kebangkitan perempuan menuju hakekat hidup sebagai manusia untuk memperoleh perlindungan, kesetaraan, dan keadilan,” paparnya.
Ninik Rahayu juga mengatakan “Luas sekali yang bisa dilakukan perempuan bukan untuk menyaingi laki-laki tapi bermitra dengan laki-laki bahkan dengan seluruh alam sehingga peran perempuan punya signifikansi dalam perubahan peradaban.”
Selanjutnya Ir. Hanifah Husein selaku Dewan Penasehat Presidium FORHATI Nasional, yang berbagi pandangan tentang bagaimana peran ibu dapat menjadi katalis perubahan sosial dan pembangunan peradaban.
“Ibu-perempuan, pendidikan, dan peradaban adalah konsep-konsep yang saling mendukung. Ibu sebagai pendidik memerankan peran penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak-anak,” pungkasnya.
Moderator Diskusi dipandu oleh Nurdin Adiyansah, S.Sos., M.Psi., Ketua Program Studi Digital Neuropsikologi UICI, yang memastikan alur diskusi berjalan interaktif dan menarik.
Peserta mengapresiasi webinar ini karena memberikan wawasan baru tentang pentingnya peran ibu dalam pendidikan dan peradaban, baik dari perspektif keluarga maupun masyarakat.
Salah satu peserta, mahasiswa UICI, menyatakan, “Acara ini sangat membuka wawasan saya tentang bagaimana ibu memiliki kontribusi besar tidak hanya di keluarga tetapi juga dalam membangun peradaban. Ibu yang terdidik mampu menciptakan perubahan yang besar.”
BINAR kali ini menutup rangkaian kegiatan SU KPIC dalam memperingati Hari Ibu. Rekaman acara dapat diakses melalui kanal YouTube resmi Universitas Insan Cita Indonesia untuk mereka yang tidak sempat mengikuti kegiatan binar.
Kontributor : Amhar