Komisi I DPR RI resmi menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 24 calon Duta Besar Republik Indonesia. Proses ini berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu, 5-6 Juli 2025, dan berakhir pada Minggu malam (6/7/2025). Uji kelayakan tersebut digelar untuk menentukan perwakilan diplomatik Indonesia di 22 negara sahabat, satu perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta satu perutusan tetap di New York.
Menelisik Jokowi Ketika “Melindungi” Gibran Dari Ancaman Pemakzulkan?
Hamas Setuju Proposal Gencatan Senjata, Netanyahu Terus Hajar Warga Sipil Gaza
Sumber di AS Ungkap Kepalsuan Pernyataan Trump Telah Hancurkan Total Nuklir Iran
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa seluruh tahapan uji kelayakan telah rampung. Menurutnya, proses tersebut dilakukan dalam empat sesi, dan ditutup dengan rapat internal yang membahas tanggapan dari masing-masing fraksi terhadap hasil evaluasi calon.
“Fit and proper test telah selesai. Selanjutnya kami melaporkan hasil serta catatan yang kami kumpulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk diproses dalam Rapat Paripurna,” ujar Budisatrio dalam keterangan pers yang disiarkan oleh Kompas TV pada Minggu (6/7/2025).
Wilayah Ini Waspada! Gempa Megathrust Hitungan Menit Picu Tsunami 20 Meter
Gubernur Aceh Surati Presiden Prabowo, Minta Lahan Dikembalikan sebagai Tanah Wakaf
Kapal Raksasa Bermuatan 3000 Mobil Tenggelam di Samudra Pasifik
Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara tertutup dan sesuai tata tertib DPR. Budisatrio juga menilai para calon dubes yang diuji kali ini merupakan tokoh-tokoh dengan latar belakang yang kuat dan kredibel, baik dalam dunia diplomasi maupun pengalaman kerja di luar negeri.
“Yang hadir 48 jam terakhir ini semua kelas berat. Ada yang kariernya panjang di Kementerian Luar Negeri, ada yang sudah pernah bertugas sebagai Dubes, bahkan ada yang punya jaringan diplomatik luas di negara-negara tujuan,” jelasnya.
Berikut adalah nama-nama 24 calon Duta Besar RI yang telah mengikuti uji kelayakan:
Ada Apa? Mendadak Presiden Panggil Kapolri, Panglima TNI, Menko Polkam
Tanker Minyak Putar Balik di Selat Hormuz, Lonjakan Harga dan Kelangkaan Minyak Depan Mata
- Abdul Kadir Jaelani – Jerman
- Redianto Heru Nurcahyo – Slovakia
- Umar Hadi – Kepala Perutusan Tetap RI New York
- Hotmangaradja Pandjaitan – Singapura
- Nurmala Kartini Sjahrir – Jepang
- Indroyono Soesilo – Amerika Serikat
- Adam Mulawarman Tugio – Vietnam
- Laurentius Amrih Jinangkung – Belanda
- Judha Nugraha – Uni Emirat Arab
- Sidharto Reza Suryodipuro – Perwakilan RI di PBB Swiss
- Andhika Chrisnayudhanto – Brazil
- Syahda Guruh Langkah Samudera – Qatar
- Andi Rahardian – Oman
- Imam As’ari – Ekuador
- Listyowati – Bangladesh dan Nepal
- Kuncoro Giri Waseso – Mesir
- Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo – Malaysia
- Mayjen (Purn) Gina Yoginda – Korea Utara
- Yusron Bahauddin Ambary – Algeria
- Lukman Hakim Siregar – Suriah
- Berlian Helmy – Azerbaijan
- Hari Prabowo – Thailand
- Okto Dorinus Damanik – Papua Nugini
- Andi Rachmianto – Belgia
Langkah berikutnya kini berada di tangan Pimpinan DPR RI untuk menetapkan keputusan melalui forum Rapat Paripurna. Penunjukan duta besar ini merupakan bagian penting dari diplomasi Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral, kerja sama internasional, serta perlindungan WNI di luar negeri.
Editor: Agusto Sulistio