Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di kawasan Monas, Selasa, 1 Juli 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung penuh Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan ketertiban, Polri kini ikut serta dalam program-program strategis nasional, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), swasembada pangan, hingga penyediaan lapangan kerja bagi buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ekspor Nonmigas RI ke China, AS, dan India per Mei 2025 Terbesar
Waspada! Harga Pangan Naik-Turun, Berapa Harga Beras, Gula, dan Minyak Saat Ini?
Ini Sebab Produksi Padi Melimpah, Tapi Harga Beras Naik
Kapolri menjelaskan bahwa untuk program MBG, Polri menargetkan membangun 100 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), namun hingga Juni 2025, sudah berdiri 139 unit. Dari jumlah itu, 18 sudah beroperasi, 24 dalam proses verifikasi, dan 97 lainnya sedang dibangun. SPPG ini ditargetkan menjangkau 430 penerima manfaat, dengan rencana pengembangan hingga 200 unit pada akhir tahun.
Dalam mendukung swasembada pangan, Polri menggandeng Kementerian Pertanian, petani lokal, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menanam jagung di lahan seluas 429 hektar. Upaya ini juga melibatkan pengembangan benih unggul dan distribusi pupuk terjangkau, serta pendirian 18 gudang pangan untuk mendukung rantai pasok dari hulu ke hilir.
Hasil panen kuartal pertama dan kedua tahun ini mencapai 2,5 juta ton jagung. Target kuartal ketiga adalah penanaman jagung di 750 ribu hektar dengan estimasi hasil 7,5 juta ton, dan pada kuartal keempat mencapai 1 juta hektar lahan tanam dengan target panen 10 juta ton.
Di sektor ketenagakerjaan, Polri turut membantu penyaluran tenaga kerja dengan menjalin kerja sama bersama dua perusahaan besar di Cirebon dan Brebes untuk menyerap 35 ribu buruh. Hingga kini, sudah 700 buruh yang kembali bekerja melalui fasilitasi Polri, dan dalam waktu dekat ditargetkan 1.500 buruh tambahan juga akan memperoleh pekerjaan.
Menurut Kapolri, seluruh keterlibatan ini merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri dalam mendukung arah kebijakan Presiden Prabowo, sebagai bentuk konkret dari sinergi nasional yang tidak hanya terfokus pada keamanan, tapi juga kesejahteraan rakyat.
(Bbg/PM)