Pikiranmerdeka.com, Jakarta – Para Tokoh Nasional yang tergabung dalam Exponen 08, Mantan Tapol, Napol, dan Masyarakat Sipil menyatakan sikap sebagai pendukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut di sampaikan dalam diskusi dan konferensi pers di Resto & Cafe Sleepes Owl Dining, Tebet Utara, Jakarta Selatan pada Rabu (26/8/2026).
Dalam pernyataan sikapnya, Akbar Husein selaku Juru Bicara Exponen 08 yang sekaligus Aktivis ’98 menyampaikan 4 poin utama, yakni:
Pertama, hak menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional
“Kami menghormati bilamana ada Aksi Massa Besok 27 Agustus 2026 di Gedung DPR/MPR.
Menurutnya, menyampaikan pendapat bagian dari demokrasi.
“Kami mengajak siapapun elemen masyarakat yang ingin melakukan aksi dan aspirasi untuk menjaga ketertiban,” ujar Akbar Husein.
Kedua, Mengencam keras mobilisasi yang mengarah kepada kerusuhan.
Kami mengecam keras segala bentuk mobilisasi yang sengaja diarahkan untuk memprovokasi, menciptakan kekacauan dan kerusuhan.
“Silahkan menyampaikan aspirasi. Beda pendapat boleh, merusak negara yang tidak boleh,” tegas Akbar.
Ketiga, Stabilitas Nasional Tanggung Jawab Kita Bersama. Akbar menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang fokus bekerja.
“Pemerintah fokus memastikan agenda dan program pembangunan tetap berjalan dan terus merespon persoalan rakyat,” ujarnya.
Dikatakan Akbar, saat ini kita menghadapi berbagai kejadian bencana di sejumlah wilayah termasuk gempa di NTT dan Kebakaran Hutan (Riau, Sumsel, Kalimantan dan daerah lainnya).
Lanjutnya, Kita semua mendoakan ini agar segera teratasi dan pulih. Memberi semangat dan membantu saudara-saudara kita di sana.
“Pemerintah sedang fokus ke sana. Energi kita, bangsa Indonesia seharusnya diarahkan untuk membantu masyarakat yang berdampak,” ungkap Akbar.
Ke’empat, Menyayangkan dan mengencam pernyataan Budi Arie terkait politik 2026
“Kita sangat menghormati setiap pandangan politik yang disampaikan siapapun. Kami himbau Masyarakat jangan mudah diadu dan terprovokasi,” Pinta Akbar.
Ia juga menyampsikan, di situasi banyak bencana yang terjadi melanda Indonesia. Kita harus memberi dukungan terhadap upaya dan kerja-kerja Pemerintah yang sedang mengatasinya.
“Kita sebagai bangsa harus menaruh empati terhadap itu,” ujarnya.
Mengenai pernyataan Budi Arie terkait Mengambil Alih Kekuasaan Lebih Cepat dari 2029 sangat kita sayangkan dan kita mengecam akan hal itu.
“Ada proses pergantian kekuasaan secara konstitusi. Kita tekankan sekali lagi, Pemerintah sedang fokus kerja dan mensukseskan program-program Bapak Presiden,” terang Akbar.
“Kami himbau, Masyarakat mendukung program tersebut,” pungkas Akbar Husein, menutup.
Hadir beberapa Tokoh dalam pernyataan tersebut, yakni:
- DR. Syahganda Nainggolan – Tokoh Nasional / Ketua Dewan Direktur GREAT Institute
- M. Damar – Ketua Umum Relawan Exponen 08/Eks TAPOL 2019
- H. Kurniawan – Iwan Komando / Ketua Umum Relawan Cinta Prabowo (RCP)
- Rampas Setia 08
- Billy Arman – Penasehat
- Eko Suryo Sanjoyo
- Akbar Husein – Aktivis ’98 / Juru Bicara Exponen 08.
Kontributor : Amhar Batu AttoZ