Dari Sumbar, Titiek Soeharto Beri Nama Harimau Sumatera: Rizky dan Lestari

Jun 23, 2025

Ket gambar: Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Foto/Detik.

Dua bayi Harimau Sumatera lahir di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 3 Mei 2025. Untuk menandai momen langka ini, Kementerian Kehutanan meminta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) memberi nama bagi keduanya.

“Sudah beberapa hari saya pikirkan. Tadi malam baru terlintas dua nama yang terasa tepat,” ujar Titiek dalam keterangan resminya, Senin (23/06/2025). Ia menyebut kelahiran ini sebagai anugerah dari Allah yang patut disyukuri.

Foto: Anak Harimau, Rizki dan Letari.

Titiek memberi nama Rizky untuk anak harimau jantan, dan Lestari untuk yang betina. Ia menjelaskan, nama-nama itu mencerminkan harapan: Rizky sebagai simbol rezeki alam, dan Lestari sebagai simbol pelestarian spesies langka.

Menavigasi Lautan Konflik Iran–Israel dan Jalur Pelayaran Barang Kebutuhan

Data Singkat dan Target Senjata Rahasia AS ke Instalasi Nuklir Bawah Tanah Iran

Titiek juga mengangkat sejarah panjang TMSBK, yang sudah berdiri sejak 1929 di jantung Kota Bukittinggi. “Mungkin belum banyak yang tahu, ini satu-satunya kebun binatang yang berdiri di tengah kota dan sudah ada sejak zaman Belanda,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak Kementerian Kehutanan, pengelola TMSBK, dan masyarakat luas untuk ikut menjaga habitat Harimau Sumatera. Menurut data DPR, semakin menyusutnya habitat satwa langka disebabkan aktivitas manusia yang melanggar aturan konservasi.

Dua bayi harimau ini merupakan anak dari harimau jantan bernama Bujang Mandeh (12 tahun) dan betina bernama Mantagi (9 tahun). Kelahiran mereka menjadi momentum penting dalam upaya konservasi Harimau Sumatera—subspesies harimau yang kini berada di ambang kepunahan.

(Bbg/PM)